SAMPANG – Layanan kesehatan sebagai pelayanan dasar, harusnya diselenggarakan dengan mudah dan murah, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan kesehatan, baik pada tingkat pertama (Puskesmas/Klinik), maupun tahap lanjutan (di rumah sakit). Namun dalam pelaksanaannya masih kerap terjadi maladministrasi, baik berupa penyimpangan prosedur, tidak memberikan pelayanan, hingga perilaku tidak patut dari petugas pada layanan kesehatan.
Hal ini dapat dilihat dari beberapa potret pelayanan publik di bidang kesehatan yang pernah dikeluhkan masyarakat, seperti di salah satu puskesmas di Kecamatan Torjun yang berada di Kabupaten Sampang, yang mengakibatkan kesulitan pada masyarakat yang hendak memeriksakan kesehatannya, sehingga berpotensi terjadi gangguan kesehatan masyarakat yang tidak tertangani dengan baik sehingga mengakibatkan kematian.
Linda, masyarakat yang peduli Kesehatan mengatakan bahwa, Kondisi maladministrasi dalam layanan kesehatan di atas masih kerap terjadi, dan cenderung berulang, satu persatu baik berdasarkan pengaduan, serta berbagai saran telah disampaikan kepada penyelenggara kesehatan, namun ternyata jalan untuk mewujudkan layanan kesehatan yang berpihak pada masyarakat, tak semudah yang dicita-citakan konstitusi.
“Bahkan menjadi pertanyaan kemudian bagaimana dengan fasilitas kesehatan yang sudah mencanangkan zona integritas, atau telah meraih predikat WBK/WBBM, apakah predikat tersebut hanyalah ujuk citra baik dari layanan kesehatan secara kelembagaan, namun internal pelayanan masih belum tetap mencerminkan pelayanan yang prima, bersih dan bebas dari korupsi, “ujarnya.
Sementara ketua Komisi IV DPRD kabupaten Sampang Mahfud, pihaknya tetap menekankan kepada pihak nakes puskesmas bisa memilah dimana yang harus menjadi kewajiban prioritas dan yang harus dikesampingkan.
“Intinya, di puskesmas jangan sampai kekosongan petugas nakes seperti ini. Masak iya orang sakit di wilayah tersebut masih mendatangi Posyan Jrengik, kan tidak masuk akal,”sentilnya.
Setiap petugas kesehatan (Nakes) yang ada di Puskesmas tersebut harus bisa melayani dengan maksimal. Bagaimana memastikan dan selalu melakukan kontrol terhadap seluruh karyawan nakes agar bisa bekerja secara baik dan maksimal. (Md).