Profil Yasika Aulia Ramadhani dan Peran Pentingnya dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Selatan
Yasika Aulia Ramadhani adalah sosok yang kini menjadi perhatian masyarakat Sulawesi Selatan. Sebagai pembina Yayasan Yasika Group, ia memiliki peran penting dalam mengelola 41 unit Dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang tersebar di berbagai wilayah di Sulsel. Program ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan gizi anak-anak daerah terpenuhi secara merata.
Latar Belakang Yasika Aulia Ramadhani
Yasika merupakan putri pertama dari pasangan Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud dan Andi Tenri Engka. Ia lahir pada tahun 1998 dan telah menempuh pendidikan yang cukup baik. Sejak dini, ia menunjukkan ketertarikan terhadap dunia sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Seiring dengan perkembangan program SPPG, Yasika aktif dalam memimpin dan mengembangkan inisiatif yang berdampak positif bagi masyarakat. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah peluncuran 10 dapur SPPG baru di Kabupaten Bone, yang diresmikan pada Jumat (14/11/2025). Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, serta para anggota DPRD lainnya.
Sebaran Dapur SPPG di Sulsel
Saat ini, Yasika Group telah menyebarkan 41 unit dapur SPPG di seluruh Sulsel. Berikut rinciannya:
- Kota Makassar: 16 unit
- Parepare: 3 unit
- Gowa: 2 unit
- Kabupaten Bone: 10 unit (baru saja diresmikan)
- Wilayah Tanete Riattang dan sekitarnya: 3 unit tambahan yang sedang dalam tahap penyelesaian
Program ini tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Dari 17 dapur yang sudah beroperasi, setiap unit menyerap sekitar 50 tenaga kerja, sehingga total 850 pekerja telah terserap. Selain itu, jumlah penerima manfaat mencapai 60 ribu orang.
Dampak Ekonomi dan Sosial dari Dapur SPPG
Yasika menjelaskan bahwa seluruh bahan baku yang digunakan dalam dapur-dapur MBG berasal dari petani, peternak, dan pekebun lokal. Hal ini membantu meningkatkan perekonomian daerah. Bangunan dapur dirancang kokoh dengan masa pakai antara 30–35 tahun dan dilengkapi peralatan modern dari Gastro.
Tujuan utama dari program ini adalah melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Dengan adanya SPPG, diharapkan dapat menekan angka stunting di Sulsel dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak.
Peran Pemerintah dan Mitra Daerah
Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, memberikan apresiasi terhadap kolaborasi antara pemerintah dan mitra daerah dalam menjalankan program SPPG. Menurutnya, Yasika Group telah memberikan kontribusi nyata dalam membangun ekonomi daerah. Ia menekankan pentingnya ketersediaan bahan pangan dari pemerintah daerah serta pelibatan industri lokal.
“SPPG memberikan multiefek ekonomi, menekan pengangguran, sekaligus memastikan kecerdasan dan kesehatan anak melalui pemenuhan gizi,” ujarnya.
Profil Ayah Yasika: Yasir Machmud
Yasir Machmud, ayah Yasika, adalah Wakil Ketua DPRD Sulsel sekaligus Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel. Ia lahir pada 1 Februari 1983 di Watampone dan menyelesaikan pendidikannya di SDN Maccege Bone (1994), MTS Negeri Watampone (1997), SMK Negeri 1 Watampone (2000), serta Sarjana Ilmu Manajemen di Universitas Muslim Indonesia (UMI) pada 2004.
Yasir aktif dalam organisasi PMII selama kuliah dan mulai berkarier di dunia bisnis sejak lulus. Ia kemudian terjun ke dunia politik sebagai kader Partai Gerindra pada 2013 dan terpilih menjadi Wakil Ketua II DPRD Sulsel pada 2024.
Selain itu, Yasir juga memiliki berbagai jabatan penting, seperti Ketua KONI Sulsel, Ketua KNPI Sulsel, serta Direktur Utama PT Sulsel Citra Indonesia. Ia juga aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan dan bisnis.
Karier Bisnis dan Politik Yasir Machmud
Yasir memulai karier bisnis di berbagai perusahaan bidang pertanian, pembangunan, transportasi hingga kuliner. Ia pernah menjadi direktur di CV. TS Leader Group (2004–2008), direktur utama di PT. Tadisangka (2008–2014), serta komisaris di beberapa perusahaan hingga 2025.
Setelah sukses di dunia bisnis, Yasir menjajal dunia politik di Partai Gerindra. Ia terpilih sebagai anggota DPRD Sulsel pada 2024 dan diangkat sebagai Wakil Ketua II DPRD Sulsel Fraksi Partai Gerindra. Ia mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) 7, meliputi 27 kecamatan di Kabupaten Bone.
Kesimpulan
Yasika Aulia Ramadhani dan ayahnya, Yasir Machmud, telah memberikan kontribusi besar dalam membangun Sulawesi Selatan. Melalui Yayasan Yasika Group, Yasika tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga berperan dalam meningkatkan perekonomian daerah. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, program SPPG diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas.
