banner 728x250
News  

Wakil Bupati Ketapang Hadiri Pekan Anak Sholeh Masjid Assalam Tuan-Tuan

banner 120x600
banner 468x60

Pekan Anak Sholeh di Masjid Assalam, Wabup Apresiasi Kegiatan Positif

Pada malam hari tanggal 14 Oktober 2025, Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, secara resmi membuka Acara Pekan Anak Sholeh yang diselenggarakan oleh Pengurus dan Pemuda Pemudi Masjid Assalam Kelurahan Tuan-Tuan Benua Kayong. Acara ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia penyelenggara yang telah bekerja keras dalam menggelar acara tersebut. Ia juga memberikan apresiasi atas inisiatif positif yang dilakukan oleh masjid dan komunitas sekitar. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting dalam membangun generasi muda yang memiliki dasar agama yang kuat.

banner 325x300

Lebih lanjut, Wabup berharap agar kegiatan serupa dapat diikuti oleh masjid-masjid lain di Kabupaten Ketapang. Ia menilai bahwa acara semacam ini menjadi salah satu bentuk dukungan dari pemerintah daerah dalam upaya memberikan bekal ilmu agama kepada anak-anak usia dini. Dengan demikian, mereka akan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.

“Adanya pekan anak sholeh ini sangat membantu pemkab Ketapang. Setidaknya, anak-anak kita bisa dibekali dengan pengetahuan agama yang cukup sehingga mampu melindungi diri dari hal-hal negatif,” ujar Wabup.

Ia menekankan bahwa dalam menghadapi globalisasi yang semakin pesat, agama menjadi salah satu filter utama untuk membentuk jati diri anak-anak. Selain itu, agama juga menjadi pondasi untuk mengajarkan nilai-nilai seperti kesopanan, kejujuran, dan sikap hormat terhadap sesama.

Berbagai Lomba yang Diikuti Anak-Anak

Acara Pekan Anak Sholeh ini berlangsung selama lima hari, mulai dari tanggal 14 hingga 19 Oktober 2025. Dalam rangkaian acara, terdapat berbagai lomba yang diikuti oleh anak-anak dari berbagai usia. Beberapa lomba yang dipertandingkan antara lain:

  • Lomba Busana Muslim

    Peserta diminta untuk menampilkan busana muslim yang kreatif dan sesuai dengan aturan agama.

  • Lomba Hafalan Do’a

    Anak-anak ditantang untuk menghafal doa-doa tertentu yang umum dibaca dalam kehidupan sehari-hari.

  • Sambung Ayat

    Peserta harus mampu melanjutkan ayat-ayat Al-Qur’an yang sudah dimulai oleh panitia.

  • Hafalan Surah

    Peserta memperlihatkan kemampuan mereka dalam menghafal surah-surah pendek dalam Al-Qur’an.

  • Lomba Adzan

    Anak-anak berlomba dalam mengumandangkan adzan dengan suara yang jelas dan benar.

  • Lomba Hadrah

    Kegiatan ini melibatkan tarian dan musik tradisional yang biasanya digunakan dalam acara keagamaan.

Selain lomba-lomba tersebut, acara juga diisi dengan berbagai kegiatan edukasi dan hiburan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman agama serta mempererat ikatan persaudaraan antara anak-anak dan komunitas masjid.

Penutupan dan Harapan Masa Depan

Acara dibuka dengan penabuhan gendang yang dilakukan oleh perwakilan peserta, menandai dimulainya rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama beberapa hari. Dengan hadirnya Wabup sebagai pembicara utama, acara ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lain untuk melakukan kegiatan serupa.

Wabup menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan-kegiatan yang berbasis agama dan budaya, terutama yang melibatkan anak-anak. Ia berharap, melalui kegiatan seperti ini, generasi muda akan tumbuh menjadi individu yang taat, cerdas, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang baik.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *