Pemerintah Berikan Bantuan Usaha Kepada Keluarga Tokoh Anak Pepera di Jayawijaya
Pemerintah pusat memberikan perhatian khusus kepada keluarga tokoh bersejarah di Papua Pegunungan melalui pemberian modal usaha peternakan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.
Pada hari Minggu (22/12/2025), Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Djamari Chaniago secara langsung menyerahkan bantuan berupa tujuh ekor bibit babi kepada tujuh tokoh anak Pepera di Kabupaten Jayawijaya. Penyerahan bantuan ini dilakukan dalam rangka mengapresiasi kontribusi para tokoh dalam menjaga kondusivitas wilayah serta memastikan stabilitas sosial di daerah pegunungan.
Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Jayawijaya, Hontalima Herman Doga, hadir dalam prosesi penyerahan bantuan tersebut sebagai perwakilan penerima. Ia menyatakan bahwa bantuan ini merupakan langkah awal yang penting dari pemerintah pusat dalam memberikan perhatian langsung terhadap kehidupan keluarga pelaku sejarah.
“Anak-anak tokoh Pepera memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas keamanan dan mengendalikan situasi sosial di wilayah pegunungan,” ujarnya. Menurutnya, bantuan ini juga menjadi bukti nyata kepedulian negara terhadap jasa-jasa para orang tua mereka.
Para penerima manfaat bantuan tersebut adalah Apuk Huby, Aleak Doga, Amos Doga, Sago Huby, Demianus Doga, Lambertus Langowan, dan Abraham Doga. Mereka dipilih karena dianggap memiliki kontribusi signifikan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jayawijaya.
Lembaga Masyarakat Adat mengapresiasi langkah pemerintah ini dan berharap agar program serupa dapat diperluas agar lebih banyak lagi tokoh anak Pepera yang dapat merasakan manfaatnya. Hontalima menegaskan bahwa pendataan menyeluruh sangat diperlukan agar bantuan bisa mencapai semua keluarga yang berhak menerimanya.
Program bantuan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga penerima melalui pengelolaan usaha ternak yang mandiri. Dengan adanya bibit babi, keluarga-keluarga tersebut diharapkan dapat mengelola usaha peternakan secara berkelanjutan dan menghasilkan pendapatan tambahan.
Tujuan Program Bantuan
- Meningkatkan kesejahteraan ekonomi: Dengan bantuan bibit babi, keluarga penerima dapat mengembangkan usaha peternakan yang berkelanjutan.
- Menjaga stabilitas keamanan: Kontribusi para tokoh anak Pepera dalam menjaga kondusivitas wilayah menjadi salah satu alasan utama pemerintah memberikan bantuan ini.
- Mendorong partisipasi masyarakat: Program ini juga bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan dan pengelolaan sumber daya lokal.
Bantuan ini tidak hanya berupa hibah, tetapi juga menjadi simbol komitmen pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat di Provinsi Papua Pegunungan secara berkelanjutan.


















