Persiapan Ancol Menghadapi Tahun Baru 2026
PT Pembangunan Jaya Ancol telah melakukan berbagai penyesuaian dalam rangka menyambut perayaan tahun baru 2026. Penyesuaian ini mencakup sistem parkir, rekayasa lalu lintas, serta layanan transportasi khusus bagi para pengunjung.
Sistem Parkir yang Ditingkatkan
VP Beach Park PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Dimas Andriyanto, menjelaskan bahwa sistem parkir di Ancol dirancang untuk menampung jumlah kendaraan yang sangat besar pada malam pergantian tahun. Total kapasitas parkir mencapai lebih dari 23.000 kendaraan, terdiri dari:
- Parkir mobil dengan kapasitas 7.616 kendaraan
- Parkir mobil paralel atau on street sebanyak 1.000 kendaraan
- Parkir motor umum dengan kapasitas 15.195 kendaraan
Titik-titik parkir tersebut tersebar di seluruh area Ancol, mulai dari Ancol Barat hingga Ancol Timur. Terdapat 13 titik parkir motor, 21 titik parkir mobil, dan 10 titik parkir on street.
Untuk memudahkan pengunjung dalam berpindah dari area parkir ke titik tujuan, Ancol bekerja sama dengan PT TransJakarta untuk menyediakan bus wara-wiri gratis. Bus ini akan membantu pengunjung dalam mobilisasi mereka menuju lokasi rekreasi.
Rekayasa Lalu Lintas yang Dilakukan
Pihak Ancol juga melakukan rekayasa lalu lintas untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas pada tanggal 31 Desember dan 1 Januari. Salah satu inovasi yang diterapkan adalah pengalihan akses masuk lewat Gerbang Timur ke Gerbang Karnaval. Hal ini dilakukan agar pengunjung tidak mengalami kemacetan saat memasuki kawasan Ancol.
Selain itu, jalur di sisi barat dan utara kawasan Ancol tetap difungsikan sebagai akses normal kendaraan pengunjung. Pihak Ancol bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan Satlantas untuk memastikan pengaturan lalu lintas berjalan lancar.
Proyek Harbour Road II Dihentikan Sementara
Proyek Harbour Road II yang berada di dekat wilayah Ancol sementara waktu dihentikan guna memaksimalkan lalu lintas. Pekerjaan proyek ini akan berhenti pada Kamis (25/12/2025). Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol, Budi Aryanto, menjelaskan bahwa penghentian sementara proyek ini dilakukan setelah koordinasi dengan pihak terkait.
Budi menegaskan bahwa area proyek akan diperkecil pada malam tahun baru sehingga ruas jalan yang dapat digunakan pengunjung menjadi lebih luas. Pada tanggal 31 Desember, akan ada perluasan area jalan untuk memaksimalkan lalu lintas di dalam Ancol.
Imbauan Penggunaan Transportasi Umum
Meskipun akses jalan diperluas, Budi mengakui bahwa potensi kepadatan tetap ada karena lonjakan jumlah pengunjung. Untuk mengurangi kepadatan tersebut, manajemen Ancol mengimbau masyarakat, khususnya warga Jabodetabek, agar memanfaatkan transportasi umum.
Ancol dapat dijangkau dengan TransJakarta, kendaraan umum, dan lainnya, sehingga pengunjung bisa mudah sampai dan pulang dengan aman dan nyaman.
Pintu Gerbang yang Dibuka Lebih Banyak
Sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran akses, pengelola Ancol akan membuka enam pintu gerbang masuk bagi pengunjung. Hal ini bertujuan untuk mempercepat proses masuk dan keluar pengunjung, serta menghindari antrean yang panjang.
Dengan berbagai penyesuaian ini, Ancol berkomitmen untuk memberikan pengalaman yang nyaman dan aman bagi pengunjung pada malam pergantian tahun.


















