Indeks

Sekali Lagi Kalah! Liverpool Kalah dari Brentford, Juara Bertahan Tumbang di Bawah Arne Slot

Kekalahan Liverpool di Premier League Mengungkap Kelemahan yang Terus Berulang

Liverpool, yang sebelumnya tampil gemilang dalam pertandingan Liga Champions dengan memetik kemenangan telak 5–1 atas Eintracht Frankfurt, justru mengalami kekecewaan besar saat bertandang ke markas Brentford di Premier League. Pertandingan yang berlangsung pada Sabtu malam (25/10) berakhir dengan skor 2–3 untuk kemenangan Brentford, yang membuat The Reds terpuruk di posisi keenam klasemen sementara.

Kekalahan ini menjadi yang keempat secara beruntun bagi Liverpool di Premier League musim ini. Sejak awal pertandingan, tim asuhan Arne Slot tampak tidak stabil dan gagal mempertahankan performa yang baik setelah kemenangan di Liga Champions.

Babak Pertama yang Penuh Kejutan

Pertandingan baru berjalan lima menit, dan Brentford sudah mampu membuka keunggulan melalui gol cepat. Michael Kayode melakukan lemparan jauh yang memicu serangan cepat. Bola disundul oleh Kristoffer Ajer dan kemudian disambar oleh Dango Ouattara untuk mencetak gol pembuka 1–0.

Brentford terus menggempur dan sebelum babak pertama berakhir, Kevin Schade berhasil menggandakan skor lewat umpan terobosan dari Mikkel Damsgaard. Ia dengan tenang menaklukkan kiper Liverpool, Giorgi Mamardashvili, untuk menjadikan skor 2–0.

Liverpool hanya mampu memperkecil ketertinggalan di masa injury time babak pertama melalui gol Milos Kerkez. Sayangnya, pemain yang sebelumnya tampil buruk di lini belakang Liverpool ini justru menjadi penyelamat sementara.

Kekalahan yang Menyakitkan

Harapan Liverpool untuk bangkit pupus di menit ke-60. Setelah tinjauan VAR, wasit memutuskan bahwa Virgil van Dijk melakukan pelanggaran terhadap Ouattara tepat di garis kotak penalti. Igor Thiago dengan tenang menuntaskan eksekusi penalti tersebut dan mengembalikan keunggulan dua gol bagi tuan rumah.

Meskipun Mohamed Salah berhasil mencetak gol di menit akhir pertandingan, gol ketujuhnya dalam delapan laga kontra Brentford itu tidak cukup untuk menyelamatkan Liverpool dari kekalahan. Hasil ini semakin memperkuat dugaan bahwa Liverpool masih jauh dari kata stabil.

Performa Buruk dan Keputusan Manajemen yang Dipertanyakan

Keputusan Arne Slot untuk mencadangkan Andrew Robertson dan memilih menurunkan Milos Kerkez, yang tampil buruk sepanjang laga, mendapat kritik tajam. Sementara itu, Florian Wirtz, yang baru saja direkrut dengan harga mahal senilai GBP 116 juta, juga tampil mengecewakan dan ditarik keluar sebelum laga usai.

Performa buruk Liverpool tidak hanya terlihat di lini depan, tetapi juga di lini belakang. Koordinasi yang buruk dan keputusan aneh di lini belakang kembali menjadi masalah utama bagi tim asuhan Slot.

Kemenangan Brentford yang Membuktikan Kepemimpinan Baru

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Brentford di bawah pelatih anyar Keith Andrews semakin solid dan berani melawan tim-tim besar. Meski sempat dikritik setelah mengganti Thomas Frank, kemenangan atas Liverpool membungkam semua keraguan.

Dalam dua laga terakhir, Brentford mencatatkan dua kemenangan meyakinkan atas West Ham dan Liverpool, bahkan tampil dominan di kedua pertandingan tersebut. Tim ini kehilangan tiga pemain penting musim panas lalu, seperti Bryan Mbeumo, Yoane Wissa, dan Christian Norgaard, tetapi rekrutan baru seperti Jordan Henderson, Dango Ouattara, dan kiper Caoimhin Kelleher (mantan pemain Liverpool) memberi dampak besar.

Dengan gaya bermain cepat, terorganisir, dan berani menekan tinggi, Brentford berhasil membuat Liverpool tampak seperti tim biasa-biasa saja. Kemenangan ini menjadi titik balik yang menunjukkan bahwa mereka siap bersaing di Premier League.

Exit mobile version