banner 728x250

Pemkab Ucapkan Apresiasi pada MTsN 1 Subang yang Unggul di KIJB 2025

banner 120x600
banner 468x60

Subang Kembali Menjadi Kontestan Unggulan dalam Kompetisi Inovasi Jawa Barat

Kompetisi Inovasi Jawa Barat (KIJB) Tahun 2025 kembali menempatkan Kabupaten Subang sebagai salah satu daerah yang menghadirkan inovasi berkelas. Dalam tahapan Verifikasi dan Validasi yang berlangsung di MTsN 1 Subang pada Selasa (4/11/2025), inovasi pelajar bertajuk Sabun Nanas Tsanawiyah Satu (Sanatsu) berhasil mencuri perhatian, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Subang, Asep Nuroni, yang hadir langsung.

Kehadiran Sekda Asep Nuroni didampingi Kepala BP4D Subang Iwan Syahrul Anwar, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Subang Badruzaman, menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap pengembangan ekosistem inovasi di Subang. Hal ini menjadi indikasi bahwa pihak pemerintah sangat mendukung langkah-langkah kreatif dan inovatif yang dilakukan oleh masyarakat, khususnya pelajar.

banner 325x300

Dua Inovasi Subang Masuk Tiga Besar Tingkat Provinsi

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, BP4D Subang, Iwan Syahrul Anwar, menyampaikan rasa bangga atas capaian Subang di ajang KIJB tahun ini. Dari enam inovasi yang diajukan, dua di antaranya berhasil menembus tiga besar di tingkat Provinsi Jawa Barat.

“MTsN 1 Subang adalah salah satu andalan kami. Dari enam inovasi yang diajukan tahun ini, dua berhasil menembus tiga besar, yakni Apo Desa Mayangan dan Sabun Nanas Tsanawiyah Satu (Sanatsu),” jelas Iwan.

Inovasi tersebut tidak hanya menunjukkan kemampuan kreativitas para pelajar, tetapi juga memperkuat posisi Subang sebagai daerah yang memiliki potensi besar dalam bidang inovasi. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, seperti peneliti BRIN dan Politeknik Negeri Subang, proses pengembangan inovasi ini menjadi lebih terarah dan efektif.

Sanatsu: Inovasi Berbasis Bahan Alami

Salah satu inovasi yang sukses adalah Sanatsu, yaitu sabun yang dibuat dari nanas. Proses pembuatannya menggunakan bahan alami yang ramah lingkungan dan memiliki manfaat yang baik untuk kulit. Inovasi ini telah didaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) di Kementerian Hukum dan HAM, yang menjadi bukti nyata dukungan Pemkab Subang terhadap inovator lokal.

Pendaftaran HAKI ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya memberikan dukungan secara moral, tetapi juga melindungi hasil karya inovator dengan legalitas. Hal ini akan memberikan semangat bagi para pelajar dan masyarakat lainnya untuk terus berkarya dan berinovasi.

Dukungan Pemerintah untuk Ekosistem Inovasi

Selain itu, Iwan Syahrul Anwar menegaskan bahwa pihaknya akan terus memberikan pendampingan dan fasilitasi kepada para inovator. Dengan adanya kerja sama antara pemerintah, lembaga penelitian, dan institusi pendidikan, diharapkan inovasi-inovasi yang lahir dari Subang dapat terus berkembang dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya inovasi. Melalui berbagai program dan kegiatan, diharapkan masyarakat akan lebih aktif dalam menciptakan solusi-solusi kreatif untuk mengatasi berbagai tantangan yang ada.

Kesimpulan

Subang kembali menunjukkan kemampuannya dalam menghasilkan inovasi yang berkualitas. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan berbagai pihak terkait, inovasi-inovasi seperti Sanatsu dan Apo Desa Mayangan dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Dengan begitu, Subang tidak hanya menjadi bagian dari kompetisi inovasi Jawa Barat, tetapi juga menjadi pusat pengembangan kreativitas dan inovasi yang berkelanjutan.


banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *