banner 728x250

Mengungkap Karakter Konsumen Mobil Bekas Premium di Jakarta

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA – Segmen mobil bekas premium memiliki ciri khas yang berbeda dari pasar mobil bekas harian. Konsumen di segmen ini tidak lagi mencari kejutan, melainkan kepastian dan informasi yang jelas tentang kondisi kendaraan yang mereka incar.

Pemilik Landcar.id, sebuah showroom mobil bekas premium di Bursa Mobil Bintaro, Tangerang Selatan, menjelaskan bahwa konsumen yang datang ke tempatnya bukan untuk menebak-nebak, tetapi ingin memastikan bahwa apa yang dilihat di iklan sesuai dengan kondisi mobil yang ada di showroom. Ia menyebutkan bahwa beberapa konsumen akhirnya berubah pikiran setelah melihat unit lain di showroom. “Tapi tak sedikit juga yang sampai di sini akhirnya berubah. Pengen yang lain,” ujar pemilik Landcar.id, yang meminta namanya tidak disebutkan dalam pemberitaan.

banner 325x300

Menurutnya, sebagian besar konsumen sudah melakukan riset sebelum datang ke showroom. Meski ada juga yang awalnya memiliki rencana tertentu, tetapi setelah melihat unit lain, niat mereka bisa berubah. Hal ini terjadi karena konsumen di segmen premium biasanya datang dengan pengetahuan yang cukup mendalam mengenai kendaraan yang mereka cari. “Ada beberapa calon konsumen yang memang, ya tergantung orangnya juga. Banyak yang datang sebenarnya sudah paham, karena sebelumnya sudah mencari di internet dan sudah lihat dari berbagai media,” katanya.

Contohnya, para pengunjung yang datang melihat Lamborghini, Porsche, atau mobil-mobil hobi seperti BMW M Series dan Mercedes-Benz, biasanya sudah tahu spesifikasi, sejarah model, bahkan titik-titik lemah dari mobil tersebut. Calon konsumen biasanya datang bukan untuk mencari tahu, tetapi untuk memastikan kondisi unit sesuai ekspektasi. “Sekarang yang mereka tanyakan biasanya cuma satu, yaitu mobil ini layak atau tidak. Kita pasti akan memberikan informasi sejelas mungkin: ini nanti begini, ini begini, ini begini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dalam bisnis mobil bekas, kejujuran dan keterbukaan adalah hal utama. Sebab, pembeli di segmen premium cenderung lebih menghargai informasi detail ketimbang sekadar tampilan luar mobil. “Kalau mobil bekas, sakitnya sudah ketahuan. Kecuali mobil baru,” katanya. Dengan demikian, kepercayaan antara penjual dan pembeli menjadi sangat penting dalam bisnis mobil bekas premium.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *