banner 728x250

Marc Cucurella Chelsea Bocorkan Alasan Tinggalkan Barcelona: Minimnya Kesempatan Bermain

banner 120x600
banner 468x60

Kiprah Marc Cucurella yang Penuh Perjuangan

Marc Cucurella menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian saat Chelsea mengalahkan FC Barcelona 3-0 dalam pertandingan Liga Champions. Bagi bek kiri berusia 27 tahun ini, pertandingan tersebut bukan hanya sekadar laga besar, tetapi juga momen penting untuk membuktikan kemampuannya.

Cucurella pernah menghabiskan beberapa tahun di La Masia dan tim Barcelona B, tetapi nyaris tidak pernah mendapat kesempatan untuk tampil di tim utama. Hal ini membuatnya merasa sedih, namun ia memandang masa-masa sulit itu sebagai bagian dari proses pengembangan dirinya.

banner 325x300

Dalam program ‘Informe Plus’ yang berjudul “Cucu… Cucurella” yang tayang pada 1 Desember, Cucurella menceritakan pengalamannya selama di Barcelona. Ia mengungkapkan bahwa tidak diberi kesempatan untuk bermain di tim utama sedikit menyakitkan. Namun, ia mengakui bahwa hal itu justru membuatnya lebih berkembang.

“Semua yang telah saya capai selama ini, mungkin, jika keputusannya berbeda, saya tidak akan mencapai semua yang saya miliki sekarang,” ujarnya dengan nada optimistis.

Kini, Cucurella tampil sebagai bek kiri yang konsisten dan berpengaruh bersama Chelsea. Ini adalah hal yang tidak pernah bisa ia tunjukkan di Camp Nou.

Pandangan Mantan Pelatih Barcelona

Gerard Lopez, mantan pelatih Barcelona B, juga memberikan komentarnya terkait perjalanan Cucurella. Dalam pratinjau program yang sama, Lopez menyatakan bahwa ia selalu membela Cucurella dalam rapat klub dan rapat perencanaan.

“Ia selalu membelanya,” kata Lopez. Ia bahkan menyamakan kasus Cucurella dengan Alejandro Grimaldo, dua bek kiri jebolan La Masia yang dianggap siap naik kelas.

“Saya yakin mereka adalah bek kiri yang, jika diberi kesempatan untuk bermain di tim utama dengan tenang… saya yakin salah satu dari mereka bisa melakukannya.”

Cucurella hanya tampil satu kali untuk tim utama Barcelona dalam laga Copa del Rey melawan Real Murcia pada 2017 di bawah Ernesto Valverde. Setelah itu, pintu kesempatan tertutup rapat dan ia tidak pernah dipanggil lagi.

Perjalanan Ke Eibar dan Getafe

Pada musim panas berikutnya, Cucurella dipinjamkan ke Eibar. Di sana, ia tampil gemilang hingga klub tersebut mempermanenkan jasanya. Barcelona sempat mengaktifkan klausul pembelian ulang, namun hanya untuk kemudian meminjamkannya ke Getafe, yang akhirnya menebusnya secara permanen pada 2020.

Kepergiannya yang berliku justru membawanya menuju panggung besar sepak bola Eropa. Pada malam ketika ia menghadapi Barcelona sebagai lawan, perjalanan itu terasa semakin lengkap.

Kesimpulan

Kini, setelah menjadi pemain inti Chelsea dan salah satu bek kiri paling dinamis di Premier League, Cucurella membuktikan bahwa terkadang, kurangnya menit bermain di satu tempat bisa menjadi bahan bakar untuk bersinar di tempat lain. Kiprahnya yang penuh perjuangan menjadi inspirasi bagi banyak pemain muda yang ingin meraih kesuksesan di dunia sepak bola.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *