Sistem Tilang Elektronik Menunjukkan Peningkatan yang Signifikan
Sistem tilang elektronik (ETLE) telah menunjukkan efektivitas yang lebih baik dibandingkan metode penegakan hukum sebelumnya. Dalam sebuah pernyataan, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menyampaikan bahwa penguatan sistem ini memberikan lompatan besar dalam hal transparansi dan akurasi dalam penegakan hukum di jalan raya.
Agus menjelaskan bahwa ETLE merupakan bentuk penegakan hukum modern yang berfokus pada transparansi dan keadilan. Ia menekankan bahwa tidak ada keluhan terkait penegakan hukum menggunakan ETLE dalam beberapa bulan terakhir. “Karena kita sudah harus beralih ke transformasi digital, dan ini menjadi atensi Bapak Kapolri terkait penegakan ETLE,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Peningkatan Data Pelanggaran yang Terdeteksi
Dalam paparannya, Agus mengungkapkan adanya lonjakan data pelanggaran yang terdeteksi oleh kamera ETLE setelah sistem tersebut diperkuat. Jumlah pelanggaran yang ter-
capture
meningkat dari 1.710.918 pelanggaran menjadi 10.354.221 pelanggaran atau naik sebesar 505 persen.
Selain itu, data pelanggaran yang tervalidasi juga meningkat drastis, yaitu 602 persen dari 582.000 pelanggaran menjadi 4.094.106 pelanggaran.
Peningkatan yang signifikan juga terjadi dalam kategori penerbitan dan pembayaran tilang melalui BRIVA. Angka ini meningkat sebesar 2.279 persen. “Dari 22.480, naik menjadi 534.805,” kata Agus.
Efisiensi dan Objektivitas Sistem ETLE
Agus menambahkan bahwa peningkatan ini menunjukkan semakin efektifnya sistem ETLE dalam mengawasi lalu lintas. Meskipun jumlah kamera masih terbatas, hasilnya sudah sangat signifikan.
Di akhir paparannya, Kakorlantas kembali menegaskan objektivitas ETLE sebagai sistem yang tidak bisa dipengaruhi oleh faktor apa pun. “ETLE ini tidak melihat siapa pun pelanggarnya, tidak melihat jabatannya apa, tidak melihat instansinya apa. Semua ter-
capture
, transparan, dan berkeadilan,” ujar dia.
Keuntungan dan Manfaat Sistem ETLE
Beberapa manfaat utama dari sistem ETLE antara lain:
- Transparansi tinggi: Setiap pelanggaran yang terdeteksi akan langsung direkam dan diproses secara otomatis.
- Kecepatan proses: Pengambilan data dan pemberian tilang dilakukan dengan cepat dan akurat.
- Keadilan: Tidak ada bias dalam penerapan hukum karena semua pelanggaran ditangani secara sama.
- Efisiensi operasional: Mengurangi beban petugas polisi dalam melakukan penegakan hukum manual.
Masa Depan Sistem ETLE
Dengan peningkatan yang signifikan dalam jumlah pelanggaran yang terdeteksi, ETLE menunjukkan potensi besar dalam pengembangan lebih lanjut. Diharapkan, sistem ini akan terus ditingkatkan untuk mencapai hasil yang lebih optimal dalam penegakan hukum lalu lintas.


















