Beberapa waktu lalu, Husein Ja’far Al Hadar atau yang lebih dikenal sebagai Habib Jafar, mengunggah momen pertemuannya dengan Onad melalui akun media sosialnya. Dalam unggahan tersebut, ia menceritakan pengalamannya menjenguk suami dari Beby Prisillia di sebuah panti rehabilitasi.
Habib Jafar menyampaikan bahwa dirinya mendapatkan izin untuk membagikan foto-foto tersebut sebagai bentuk motivasi dan edukasi bagi masyarakat luas mengenai bahaya narkoba. Ia juga menekankan pentingnya kesadaran akan dampak negatif dari penyalahgunaan narkotika.
Namun, ada hal yang mengejutkan dari pertemuan tersebut. Menurut Habib Jafar, Onad telah mengalami perubahan sikap yang cukup signifikan. Mantan vokalis Killing Me Inside itu kini terlihat lebih bijaksana dan memiliki empati yang tinggi. Bahkan, dalam obrolan yang berlangsung, Onad justru bertanya tentang kondisi bencana yang terjadi di Sumatra.
”
Bahkan, di antara obrolan yang dominan adalah dia menanyakan kondisi bencana Sumatra
,” tulis Habib Jafar dalam unggahannya.
Meskipun sedang menjalani proses pemulihan, sifat jenaka Onad tetap terlihat. Habib Jafar mengatakan bahwa sahabatnya itu masih tetap kocak dan menjaga penampilan.
”
Canda sih tetap, tingkah juga masih kocak, dan tetap menjaga penampilan (pas mau foto, izin cuci muka dulu biar keren katanya)
,” cerita Habib Jafar.
Di akhir pesannya, Habib Jafar menyampaikan pesan dari Onad kepada para penggemar dan masyarakat Indonesia. Suami dari Beby Prisillia itu meminta doa agar proses rehabilitasinya berjalan lancar.
Ia juga mengungkapkan keinginan untuk segera kembali berkolaborasi dengan Onad dalam memberikan pesan-pesan kasih dan toleransi.
”
Gue gak sabar bisa menemani lagi Onad untuk menebar kasih dan toleransi
,” tutup Habib Jafar.
Sebelumnya, diketahui bahwa Onad resmi menjalani rehabilitasi sejak tanggal 4 November 2025. Hal ini berdasarkan hasil asesmen dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP). Ia menjalani rehabilitasi di sebuah panti di Jakarta Selatan selama kurang lebih tiga bulan.
Menurut Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan, keputusan rehabilitasi ini diambil karena Onad berstatus sebagai korban atau pemakai narkoba, bukan sebagai pelaku penyalahgunaan narkoba dalam jaringan peredaran.
“Satu, saudara OL ini adalah korban penyalahgunaan narkoba, yaitu pemakai,” kata Wisnu saat memberikan keterangan di Polres Jakarta Barat, Selasa (4/11/2025).
