Kebakaran Hebat Menghanguskan Dua Rumah di Desa Pengkol, Sragen
Kebakaran besar terjadi di Desa Pengkol, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, pada Selasa malam (25/11/2025). Dua rumah milik Tugi dan Sumarli hangus terbakar hingga rata dengan tanah. Peristiwa ini menimbulkan kepanikan di kalangan warga setempat.
Awal Kebakaran yang Menyebabkan Kerusakan Besar
Kebakaran dimulai ketika Samiyem, istri Tugi, melihat api menyala dari kamar anaknya. Ia segera keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut langsung berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, upaya tersebut tidak berhasil dan api justru semakin membesar.
Api kemudian merambat ke rumah tetangga Tugi, yaitu rumah milik Sumarli. Menurut informasi dari Kasi Humas Polres Sragen, AKP Sigit Sudarsono, salah satu warga mengetahui api mulai menjalar ke rumah korban Sumarli yang berada di sebelah utara atau saling berdempetan.
Proses Pemadaman dan Penyebab Kebakaran
Setelah kejadian, warga lalu melapor ke perangkat desa dan menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Sragen. Diduga, api berasal dari korsleting listrik di dalam kamar anak korban. Setelah api padam, diketahui bahwa dua rumah yang terbuat dari kayu dan bambu habis terbakar.
Menurut Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Sragen, Tommy Isharyanto, api pertama kali terlihat pada pukul 21.52 WIB. “Api tersebut bersumber dari kabel colokan di dalam kamar,” jelasnya. Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 00.14 WIB.
Barang Bukti yang Diamankan
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan beberapa barang bukti, antara lain:
* Batang kayu hangus terbakar sepanjang 0,75 meter
* Kawat tembaga bekas kabel terbakar sepanjang 0,80 meter
* Serabut tembaga bekas kabel terbakar sepanjang 0,90 meter
Dampak dan Kesimpulan
Kebakaran ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran masyarakat terhadap risiko korsleting listrik. Terlebih lagi, rumah-rumah yang terbuat dari bahan mudah terbakar seperti kayu dan bambu sangat rentan terhadap kebakaran.
Selain itu, kejadian ini juga menjadi pengingat bagi warga untuk selalu waspada dan segera melaporkan kejadian darurat kepada pihak berwajib. Dengan demikian, tindakan cepat dapat dilakukan untuk mencegah kerusakan yang lebih besar.


















