banner 728x250

Konvoi Bajaj Anarkis di Jombang, Dua Remaja Ditangkap Warga

banner 120x600
banner 468x60

Aksi Geng Motor di Jombang Mengganggu Warga

Aksi anarkis yang dilakukan oleh sekelompok remaja kembali terjadi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Peristiwa ini berlangsung di Jalan Desa Brambang, Kecamatan Diwek, pada Minggu 28 Desember 2025, dini hari. Saat itu, sekelompok remaja diduga tergabung dalam geng motor melakukan konvoi sambil menyalakan dan melempar petasan. Aksi tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, yang merupakan jam rawan bagi masyarakat.

Perbuatan tersebut membuat warga setempat merasa resah dan khawatir akan keselamatan lingkungan sekitar. Mereka takut aksi geng motor ini bisa menimbulkan kerusakan atau bahaya bagi keamanan wilayah. Melihat kondisi ini, warga langsung bertindak cepat dengan mengamankan dua remaja yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Kedua remaja tersebut diamankan di lokasi berbeda sebelum akhirnya diserahkan ke Polsek Diwek.

banner 325x300

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurutnya, dua remaja yang diamankan masing-masing berinisial Adam Wahyu Nugroho (20), warga Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, dan MIS (16), warga Kecamatan Mojowarno.

“Keduanya diamankan oleh warga dan saat ini masih berstatus sebagai saksi. Penyidik masih melakukan pemeriksaan,” ujar AKP Dimas, Senin 29 Desember 2025.

Identitas Pelaku dan Barang Bukti yang Diamankan

Dimas menjelaskan bahwa Adam diduga mengikuti konvoi yang berkaitan dengan salah satu perguruan silat. Saat diamankan, Adam mengendarai sepeda motor Suzuki Satria R putih bernopol S 5660 WF serta mengenakan kaus hitam bertuliskan nama perguruan silat. Hal ini menunjukkan kemungkinan adanya keterlibatan organisasi tertentu dalam aksi tersebut.

Sementara itu, MIS diduga merupakan bagian dari kelompok gangster yang melakukan aksi pelemparan petasan. Dari tangan MIS, polisi mengamankan sepeda motor Honda BeAT oranye bernopol S 3378 OAE, sebuah bendera bertuliskan “Gengster Crime Society”, serta hoodie hitam yang dikenakannya. Selain itu, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor Honda Supra X warna silver tanpa pelat nomor yang ditinggalkan pemiliknya saat melarikan diri dari lokasi kejadian.

Proses Penyelidikan Masih Berlangsung

AKP Dimas menegaskan bahwa Polres Jombang masih melakukan pendalaman guna mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh serta menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam aksi geng motor tersebut.

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan akan terus dikembangkan,” tegasnya.

Dengan adanya pengamanan terhadap dua remaja tersebut, masyarakat berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Namun, untuk memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah Jombang, diperlukan langkah-langkah lebih lanjut dari pihak berwajib agar aksi-aksi anarkis seperti ini dapat diminimalisir.


banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *