Kejaksaan RI Lakukan Rotasi dan Promosi Besar-Besaran
Jaksa Agung ST Burhanuddin kembali melakukan rotasi dan promosi besar-besaran di tubuh Kejaksaan Republik Indonesia (RI). Gelombang mutasi ini menyentuh berbagai jabatan strategis, termasuk pimpinan di sejumlah Kejaksaan Tinggi (Kejati) di seluruh Indonesia. Salah satu sorotan utama adalah penunjukan Dr. Hermon Dekristo sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.
Rotasi tersebut ditetapkan melalui Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 854 Tahun 2025 tanggal 13 Oktober 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan RI.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa rotasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi serta bentuk promosi jabatan di lingkungan Adhyaksa.
“Benar bahwa telah beredar sejumlah mutasi di jajaran Kejaksaan. Ini merupakan bagian dari rotasi dan promosi jabatan dalam rangka penyegaran organisasi,” ujar Anang di Jakarta, Senin 13 Oktober 2025.
Dalam keputusan tersebut, sebanyak 73 pejabat mengalami rotasi dan promosi. Mereka terdiri atas pejabat eselon I B hingga eselon II, termasuk posisi strategis seperti Sekretaris Jaksa Agung Muda, Kepala Kejaksaan Tinggi, hingga Kepala Pusat di lingkungan Kejaksaan Agung.
Hermon Dekristo Pimpin Kejati Jawa Barat
Salah satu nama yang menjadi perhatian publik adalah Dr. Hermon Dekristo, yang sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi. Ia kini dipercaya memimpin Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, salah satu wilayah dengan tingkat kompleksitas hukum tertinggi di Indonesia.
Hermon bukan sosok baru di lingkungan Kejaksaan. Sebelum menjabat sebagai Kajati Jambi, ia pernah menduduki sejumlah posisi penting, di antaranya Kepala Biro Kepegawaian pada Jaksa Agung Muda Pembinaan (JAM Bin) dan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi.
Dikenal sebagai birokrat hukum yang humanis namun tegas, Hermon memiliki pengalaman luas dalam bidang pembinaan dan manajemen aparatur. Dengan rekam jejak tersebut, ia diharapkan mampu membawa semangat reformasi kelembagaan dan profesionalisme di Kejati Jawa Barat.
Daftar Pejabat yang Dimutasi dan Dipromosikan
Selain Hermon, sejumlah pejabat tinggi juga mengalami rotasi dan promosi. Di antaranya:
- Sutikno, dari Direktur Penuntutan Jampidsus, kini menjabat Kepala Kejati Riau.
- Ketut Sumedana, dari Kepala Kejati Bali, kini menjadi Kepala Kejati Sumatera Selatan.
- Chatarina Muliana, sebelumnya Jaksa Ahli Utama pada JAM Bin, kini memimpin Kejati Bali.
- Yulianto, dari Kepala Kejati Sumatera Selatan, kini menjabat Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan.
- Andi Muhammad Taufik, dari Kepala Kejati Sulawesi Utara, dipromosikan menjadi Sekretaris Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas).
- Ahelya Abustam, dari Kepala Kejati Kalimantan Barat, kini menjadi Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun).
- Emil Ridwan, sebelumnya Kepala Pusat Penyelesaian Aset, kini dipercaya memimpin Kejati Kalimantan Barat.
- Didik Farkhan Alisyahdi, dari Inspektur Keuangan II Jamwas, kini menjabat Kepala Kejati Sulawesi Selatan.
Selain itu, mutasi juga menyentuh jajaran wakil kepala kejaksaan tinggi, direktur di bidang intelijen dan tindak pidana umum, serta koordinator pada Jaksa Agung Muda (JAM) di berbagai sektor.
Tujuan dan Harapan dari Rotasi
Kejaksaan Agung menyebutkan, rotasi ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola organisasi dan meningkatkan efektivitas kinerja di semua lini. Dengan penyegaran ini, diharapkan pelayanan hukum kepada masyarakat menjadi lebih profesional, transparan, dan berintegritas.
Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk mempercepat reformasi birokrasi dan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan.


















