banner 728x250

Kapolri Pantau Kesiapan Bencana di DIY, Personel dan Sarpras Siap Beroperasi

banner 120x600
banner 468x60

Kesiapan Tanggap Bencana di Yogyakarta Diperiksa Langsung oleh Kapolri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan tanggap bencana di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemeriksaan ini dilakukan dengan meninjau personel hingga sarana dan prasarana di Satbrimobda Polda DIY, guna memastikan seluruh elemen siap melindungi keselamatan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Sigit menegaskan bahwa pengecekan ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi yang dilakukan di berbagai daerah. Ia menekankan pentingnya memastikan kesiapan seluruh stakeholder, mulai dari TNI, Polri hingga instansi terkait, agar dapat bergerak cepat ketika ancaman bencana muncul.

banner 325x300

“Alhamdulillah hari ini saya meninjau langsung terkait dengan bagaimana kesiapan provinsi DIY dalam menghadapi potensi bencana. Ini adalah kegiatan kesekian kali setelah saya mengecek beberapa wilayah untuk memastikan bahwa seluruh stakeholder terkait baik TNI, Polri seluruh institusi yang terkait penanganan bencana betul-betul siap untuk digerakan,” kata Sigit usai meninjau, Jumat (21/11/2025).

Berdasarkan laporan BMKG, wilayah Indonesia memasuki musim penghujan pada periode Oktober hingga Januari dengan kondisi La Nina skala lemah. Pada bulan November, intensitas hujan diproyeksikan berada di atas normal sehingga memicu potensi banjir, tanah longsor dan bencana lain yang dapat mengancam masyarakat.

Antisipasi pun dilakukan dengan penyebaran personel dan alat pendukung di lokasi rawan bencana. Penempatan juga dilakukan pada kawasan wisata untuk memastikan keamanan publik selama musim liburan akhir tahun.

Sigit turut menyebutkan kondisi Gunung Merapi yang menunjukkan aktivitas erupsi harian. Ia menilai perlunya sosialisasi masif kepada masyarakat agar tata cara evakuasi dipahami secara jelas dan tepat.

“Dan juga disampaikan dari badan meteorologi bagaimana kondisi kini dari gunung merapi yang memang tiap hari terjadi erupsi sehingga tentunya tanggap bencana untuk terus disosialisasikan. Sehingga masyarakat tiap hari terupdate oleh informasi, sehingga pada saatnya manakala harus dilakukan evakuasi masyarakat sudah terinformasi. Kapan harus evakuasi, arahnya kemana, lalu perlengkapan yang dibawa apa, semuanya kita harapkan tersosialisasi dengan baik,” ujar Sigit.

Peralatan SAR Diperiksa Secara Menyeluruh

Dalam peninjauan tersebut, Kapolri mengecek kesiapan peralatan SAR yang digunakan di darat, laut maupun kawasan terdampak longsor. Ia memastikan seluruh perangkat, termasuk peralatan untuk menangani kecelakaan lalu lintas hingga kereta api, berada dalam kondisi lengkap dan siap pakai.

“Kemudian ada laka, baik laka lantas, kereta api kita cek satu per satu peralatan, alhamdulillah semua lengkap,” ucap Sigit.

Ia juga meninjau kendaraan taktis yang berfungsi ganda, baik sebagai pengangkut perlengkapan SAR maupun posko darurat. Termasuk mobil dapur lapangan yang memiliki kapasitas penyajian besar untuk mendukung kebutuhan warga terdampak bencana.

Pentingnya Kolaborasi dalam Menghadapi Bencana

Lebih jauh, Sigit meminta seluruh personel rutin melakukan pengecekan agar tidak terjadi kendala ketika situasi darurat menuntut respons cepat. Ia menekankan bahwa kesiapan peralatan adalah syarat mutlak untuk menjaga keselamatan masyarakat.

Menurutnya, menghadapi potensi bencana di seluruh wilayah Indonesia memerlukan kolaborasi yang semakin kuat. Sinergi dibutuhkan mengingat periode ini berdekatan dengan masa libur Natal dan Tahun Baru, yang meningkatkan mobilitas masyarakat secara signifikan.

“Kita menghadapi juga musim hujan yang cukup deras tentunya perlu kerja sama dan kolaborasi kuat. Sehingga pada saat masyarakat kegiatan mudik di liburan saat Nataru seluruh wilayah yang miliki potensi bencana tim SAR kita semua siap,” tutup Sigit.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *