banner 728x250

Jawa Timur Juara Nasional dalam Pembangunan 4.716 Desa Mandiri

banner 120x600
banner 468x60

Pemprov Jatim Meraih Penghargaan Nasional dalam Pemantapan Pembangunan Desa

Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi nasional dengan mengukir kesuksesan dalam pemerataan pembangunan di tingkat desa. Pada ajang Indonesia Kita Awards “The Leaders Legacy” 2025 yang diselenggarakan oleh Garuda TV di Yudhistira Grand Ballroom Patra Jasa Office Tower, Jakarta, Senin (10/11) malam, Pemprov Jatim berhasil meraih penghargaan bergengsi kategori Outstanding in Independent Rural Development.

Piala penghargaan tersebut diterima langsung oleh Plt. Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jatim, Aftabuddin Rijaluzzaman, mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

banner 325x300

Penghargaan ini menjadi bukti nyata keberhasilan Jawa Timur dalam memperkuat pondasi ekonomi desa. Saat ini, Jatim tercatat memiliki 4.716 Desa Mandiri, jumlah terbanyak di Indonesia. Selain itu, Jawa Timur juga menjadi provinsi percontohan dalam penerapan program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah terbentuk di 8.494 titik atau 100 persen dari seluruh desa dan kelurahan.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi aktif dalam mendorong kemandirian desa. Ia mengatakan bahwa komitmen dan ikhtiar masyarakat serta pemerintah dalam menyukseskan program KDKMP mendapat apresiasi luar biasa.

“Alhamdulillah, komitmen dan ikhtiar kita dalam menyukseskan program KDKMP diapresiasi luar biasa. Jawa Timur berhasil menjadi provinsi dengan jumlah Desa Mandiri terbanyak secara nasional, yakni 4.716 desa,” ujar Khofifah.

Menurutnya, penyelenggaraan KDKMP bukan hanya sekadar menjalankan program pemerintah pusat, tetapi merupakan bentuk kesungguhan Pemprov Jatim dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis komunitas lokal. Program ini diharapkan dapat memberdayakan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan.

“Penghargaan ini tidak lepas dari peran masyarakat Jawa Timur yang dengan semangat gotong royong ikut mewujudkan Desa Mandiri di berbagai wilayah,” tambahnya.

Khofifah berharap penghargaan ini menjadi pemantik semangat baru bagi seluruh elemen masyarakat Jawa Timur untuk terus menjaga dan memperluas capaian kemandirian desa. Tujuan akhir dari semua upaya ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur secara berkelanjutan.

Strategi dan Inisiatif yang Mendukung Kemandirian Desa

Beberapa strategi dan inisiatif yang dilakukan oleh Pemprov Jatim dalam mendukung kemandirian desa antara lain:

  • Program KDKMP: Dalam program ini, setiap desa dan kelurahan di Jawa Timur memiliki koperasi yang bertujuan untuk mendorong perekonomian lokal melalui kemitraan dan kolaborasi.

  • Peningkatan Kapasitas Masyarakat: Pemprov Jatim melakukan pelatihan dan penguatan kapasitas masyarakat dalam manajemen sumber daya dan pengelolaan usaha desa.

  • Dukungan Infrastruktur: Pemerintah daerah terus memperbaiki infrastruktur dasar seperti jalan, air bersih, dan listrik agar bisa mendukung pertumbuhan ekonomi di desa-desa.

  • Kolaborasi dengan Swasta dan LSM: Pemprov Jatim bekerja sama dengan sektor swasta dan organisasi masyarakat untuk memperluas akses pasar dan sumber pendanaan bagi UMKM di tingkat desa.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Meski telah mencapai banyak kesuksesan, Jawa Timur masih menghadapi tantangan dalam menjaga konsistensi dan kualitas pembangunan di tingkat desa. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Keterbatasan Sumber Daya: Banyak desa masih menghadapi keterbatasan modal dan sumber daya manusia yang memadai untuk mengembangkan usaha.

  • Perbedaan Tingkat Pembangunan: Ada perbedaan signifikan antara desa yang sudah maju dengan desa yang masih tertinggal, sehingga diperlukan strategi yang lebih inklusif.

  • Kepedulian Masyarakat: Meskipun masyarakat memiliki semangat gotong royong, diperlukan penguatan partisipasi aktif dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan sumber daya.

Namun, dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, Jawa Timur memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi contoh dalam pemerataan pembangunan di tingkat desa.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *