banner 728x250

Ibu Alvaro Berangkat ke Jakarta Hari Ini untuk Tes DNA Kerangka Diduga Anaknya

banner 120x600
banner 468x60

Kehancuran Keluarga Akibat Kematian Alvaro

Jakarta, kejadian yang menimpa keluarga Alvaro Kiano Nugroho telah menyisakan duka mendalam. Arumi, ibu dari Alvaro, akan segera bertolak dari Medan ke Jakarta setelah menerima kabar tentang penemuan kerangka yang diduga merupakan anaknya. Kabar ini datang setelah beberapa bulan pencarian yang panjang dan penuh harapan.

Perjalanan Panjang Keluarga

Kakek Alvaro, Tugimin, mengungkapkan bahwa Arumi tidak bisa langsung pulang karena kesulitan mendapatkan tiket pesawat. “Bahkan mau diadakan tes DNA juga, tapi nunggu ibunya pulang dari luar (negeri), karena ini tadi (hari Minggu) enggak bisa pulang sekarang, mungkin besok baru berangkat, katanya begitu,” ujarnya saat ditemui di kediamannya.

banner 325x300

Arumi sebelumnya mendapat kabar melalui telepon dari pihak kepolisian. Sementara itu, Tugimin menerima informasi tersebut secara langsung dari Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam yang datang ke rumahnya pada Minggu sore. Saat informasi itu disampaikan, Tugimin dan istrinya langsung terkejut dan histeris.

Reaksi Keluarga yang Menyedihkan

Istri Tugimin langsung jatuh terduduk sambil menangis histeris. Ia tidak sanggup menahan duka yang dirasakannya. Sementara itu, Tugimin hanya bisa menangis tanpa mampu mengucapkan sepatah kata pun. “Saya enggak bisa ngomong, air mata keluar. Ibu langsung jatuh ke lantai, dibantuin sama polisi dan warga untuk mereda nangisnya, karena langsung jerit-jeritan,” jelas Tugimin.

Menurut informasi yang diterimanya dari Kapolsek Pesanggrahan, suami kedua Arumi diduga sebagai pelaku di balik hilang dan tewasnya Alvaro. Tugimin mengaku hancur mendengar hal tersebut. “Kami enggak sangka-sangka bapak tirinya sendiri yang melakukan hal sekeji ini. Alvaro belum punya dosa, kok dijadikan korban? itu yg sangat disesalkan,” ungkap Tugimin.

Proses Pemeriksaan DNA

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly membenarkan adanya upaya untuk melakukan tes DNA kepada kerangka temuan polisi yang diduga milik Alvaro. “Baru diketemukan kerangka manusia yang diduga merupakan Alvaro. Tapi kami butuh kepastiannya dulu melalui pengecekan DNA dan pemeriksaan Labfor ya,” kata Nicolas saat dikonfirmasi.

Hasil pemeriksaan tersebut rencananya akan diumumkan kepada publik pada Kamis (27/11/2025) mendatang. Sebelumnya, Alvaro Kiano Nugroho, bocah enam tahun yang hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, sejak Maret 2025 lalu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Penangkapan Pelaku

Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam mengatakan, pihaknya sudah menangkap orang yang menyebabkan Alvaro hilang dan tewas. “Alvaro sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, dan tersangka sudah diamankan,” kata Seala kepada wartawan, Minggu (23/11/2025).

Sebagai informasi, Alvaro Kiano Nugroho terakhir terlihat di Masjid Jami Al Muflihun, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (6/3/2025). Pada hari kejadian, seorang pria yang mengaku sebagai ayah Alvaro disebut datang ke lokasi kejadian mencari bocah laki-laki itu.

Informasi Awal yang Mengkhawatirkan

Informasi tentang kedatangan pria tersebut baru diketahui kakek Alvaro, Tugimin dari marbut Masjid Jami Al Muflihun, tiga hari setelah Alvaro dinyatakan hilang. “Itu ada orang datang, ditanya sama marbut, ‘Pak, cari siapa?’ ‘Cari anak saya. Alvaro katanya kalau shalat di masjid sini.’ ‘Itu ada anaknya di atas.’ Kata marbut begitu,” ungkap Tugimin.

Setelah itu, marbut tidak memperhatikan lagi gerak-gerik pria tersebut. Marbut sibuk mempersiapkan pelaksanaan shalat Maghrib dan berbuka puasa. Usai berbuka puasa dan waktu shalat Maghrib, Alvaro tak kunjung pulang. Tugimin belum merasa curiga, karena sang cucu memang kerap bermain sepak bola bersama teman-temannya pada malam hari.

Upaya Pencarian yang Gagal

Tugimin yang merupakan pensiunan petugas pemadam kebakaran Lebak Bulus segera menyambangi lokasi terakhir Alvaro terlihat. Ia juga mendatangi teman-teman yang biasa bermain dengan cucunya. Namun, upayanya tak membuahkan hasil. Adapun ayah kandung Alvaro saat ini sedang menjalani hukuman atas kasus narkoba di Lapas Cipinang. Sementara itu, ibunya bekerja di Malaysia.

“Ibu sama bapaknya itu sudah pisah dan ibunya sudah punya suami lagi. Secara resmi menikah di KUA Kecamatan Pesanggrahan,” tegas Tugimin.

Pihak keluarga telah mendatangi alamat terakhir keluarga ayah kandung Alvaro. Namun, mereka disebut telah berpindah rumah. “Sudah. Saya sudah cek (ke alamat lama), tapi ternyata sudah pindah. Ternyata kepolisian dari Polres Jakarta Selatan itu sudah menemukan tempat alamatnya,” ujar dia.

“Dan bahkan sampai, suami dari adik bapaknya Alvaro dibawa ke Jakarta untuk ditunjukkan kepada marbut, ternyata yang datang bukan itu,” lanjutnya.

Keluarga juga telah melaporkan hilangnya Alvaro ke polisi.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *