banner 728x250

Dosen Wanita Tewas Tanpa Busana di Hotel, AKBP B Jadi Sorotan sebagai Saksi Kunci

banner 120x600
banner 468x60

Dosen Wanita Muda Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Semarang

Seorang dosen wanita muda, berinisial DLL (35 tahun), ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Senin (17/11/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Kejadian ini mengejutkan warga dan memicu banyak pertanyaan terkait penyebab kematian korban.

Korban pertama kali dilaporkan oleh seorang perwira polisi berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) berinisial B. AKBP B yang diduga sebagai orang dekat DLL disebut mengantarkan korban ke rumah sakit. Kapolsek Gajahmungkur, AKP Nasoir, menyatakan bahwa penyebab kematian DLL diduga karena sakit. Hal ini berdasarkan catatan medis korban yang berobat ke rumah sakit Telogorejo Semarang selama dua hari berturut-turut sebelum meninggal dunia.

banner 325x300

Dari hasil rekam medis terakhir, tensi darah korban mencapai sekitar 190 milimeter air raksa dan gula darahnya mencapai 600 miligram per desiliter. Korban hanya menjalani rawat jalan setelah memeriksakan diri ke dokter. Tim Inafis Polrestabes Semarang juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Keluarga Merasa Ada Kejanggalan

Meskipun penyebab kematian korban disebut karena sakit, keluarga DLL merasa ada kejanggalan dalam kejadian ini. Korban ditemukan dalam kondisi telanjang di sebuah hotel. Selain itu, korban mengeluarkan darah dari bagian hidung, mulut, dan alat kelamin. Keluarga juga merasa heran karena informasi kematian korban baru diterima pada Senin petang, padahal korban ditemukan meninggal pada pagi hari.

Kerabat korban, Tiwi, mengungkapkan bahwa korban ditemukan dalam kondisi telentang di lantai keramik tanpa alas apapun. Foto-foto yang diterima keluarga menunjukkan wajah korban yang sangat berbeda dengan kondisi semasa hidupnya. Informasi tambahan menyebutkan adanya bercak darah keluar dari bagian intim korban, yang membuat keluarga tetap meragukan penyebab kematian.

AKBP B Jadi Saksi Kunci

AKBP B menjadi sorotan setelah menjadi saksi kunci atas kematian dosen Untag Semarang. Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pemantauan terhadap proses penyelidikan kasus ini. Satreskrim Polrestabes Semarang akan melaporkan perkembangan kasus kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng.

Artanto menegaskan bahwa jika ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh AKBP B, pihak kepolisian akan menindak sesuai aturan. Saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan kebenaran informasi yang diberikan.

Hubungan DLL dengan AKBP B

Tiwi, kerabat korban, mengungkapkan bahwa DLL ternyata satu Kartu Keluarga (KK) dengan AKBP B. Menurut informasi, mereka dimasukkan ke dalam KK sebagai saudara. Ini menimbulkan kecurigaan bagi keluarga korban, karena sejauh ini DLL tidak pernah menceritakan sosok polisi tersebut.

Menurut Tiwi, hubungan antara korban dan AKBP B diketahui setelah adiknya menanyakan alamat korban dengan saksi pertama. Ternyata, alamat tersebut sama, sehingga korban dimasukkan ke dalam KK AKBP B. Keluarga juga bertanya-tanya mengapa AKBP B tidak hadir saat jenazah korban hendak dilakukan autopsi, meskipun seharusnya sebagai saudara harus hadir.

Status Kesehatan DLL

Tiwi menjelaskan bahwa DLL tidak memiliki riwayat penyakit tertentu selama tinggal di Kota Semarang. Korban terlihat sehat dan tidak ada tanda-tanda sakit tertentu. Saat ini, keluarga belum bisa mengungkap hasil autopsi jenazah korban. Menurut Tiwi, pihak keluarga yang menunggu proses tersebut di rumah sakit belum memberikan kabar hingga Selasa (18/11/2025) malam.


banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *