Kebijakan Pengalihan Perjalanan Kereta Akibat Anjloknya KA Purwojaya
Pada hari Sabtu (25/10/2025), terjadi insiden anjloknya Kereta Api (KA) Purwojaya relasi Gambir-Cilacap di Kedunggedeh, Bekasi, Jawa Barat. Kejadian ini menyebabkan sejumlah perjalanan kereta dibatalkan dan memengaruhi ratusan penumpang.
Manager Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyampaikan permintaan maaf atas dampak yang ditimbulkan oleh kejadian tersebut. Dalam pernyataannya, ia mengatakan bahwa KAI berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan yang terdampak.
Daftar Kereta yang Dibatalkan
Berdasarkan informasi yang diberikan, beberapa kereta yang dibatalkan perjalanannya antara lain:
- KA Purwojaya relasi Gambir-Cilacap, hanya beroperasi lintas Kedunggedeh (KDH)-Cilacap (CP)
- KA Purwojaya (Cilacap-Gambir)
- KA 337 Commuter Line Jatiluhur yang hanya beroperasi lintas Cikampek (CKP)-Cikarang (CKR)
- KA 334 Commuter Line Walahar yang hanya beroperasi lintas Cikarang (CKR)-Cikampek (CKP)
- KA 22 Argo Muria (Gambir-Semarang Tawang)
- KA 19 Argo Sindoro (Semarang Tawang-Gambir)
Sementara itu, pada hari ini, Ahad (26/10/2025), kereta yang batal berangkat adalah:
- KA 26 Argo Merbabu relasi Gambir-Semarang Tawang
Penanganan Terhadap Penumpang
Untuk melayani penumpang yang terdampak, KAI melakukan pengalihan perjalanan. Bagi penumpang KA 22 Argo Muria, mereka dialihkan ke KA 30F Argo Anjasmoro yang diberangkatkan dari Stasiun Gambir dengan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Jatinegara (JNG) untuk melayani penumpang tambahan.
Sementara itu, penumpang KA 26 Argo Merbabu dapat memilih untuk mengalihkan perjalanannya dengan KA 20A Argo Muria yang beroperasi pada 26 Oktober 2025 dan akan diberhentikan luar biasa (BLB) di Stasiun Karawang (KW).
Pengembalian Tiket
Lebih lanjut, Ixfan Hendriwintoko menegaskan bahwa bagi penumpang yang tidak ingin dialihkan, KAI menawarkan pengembalian bea tiket 100 persen di luar bea pesan.
Evakuasi Penumpang
Sebelumnya, dilaporkan bahwa kereta Api Purwojaya rute Gambir–Cilacap mengalami anjlok saat melintas di emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (25/10 2025) siang. Insiden tersebut terjadi pukul 14.22 WIB.
Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 232 penumpang KA Purwojaya dievakuasi dan melanjutkan perjalanan menggunakan enam bus yang telah disiapkan menuju stasiun tujuan masing-masing.
