banner 728x250

3 Fakta Gus Yahya yang Didesak Mundur: Kronologi dan Penolakan

banner 120x600
banner 468x60

Isu Internal NU: Desakan Mundur terhadap Gus Yahya

Nahdlatul Ulama kembali dihadapkan pada isu internal yang menimbulkan perdebatan. Kali ini, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau lebih dikenal dengan panggilan Gus Yahya, menghadapi desakan untuk mundur dari jabatannya.

Desakan tersebut muncul setelah beredarnya Risalah Rapat Harian Syuriah PBNU tertanggal 20 November 2025, yang ditandatangani oleh Ketua Dewan Syura PBNU, KH Miftachul Akhyar. Dalam risalah tersebut, Gus Yahya diminta untuk mengundurkan diri dalam waktu tiga hari. Jika tidak, maka ia akan diberhentikan secara resmi oleh Rapat Harian Syuriah PBNU.

banner 325x300

Beberapa alasan yang mendasari desakan tersebut antara lain:
* Dugaan adanya pengundangan narasumber yang terkait dengan jaringan Zionisme Internasional dalam Akademi Kepemimpinan Nasional NU (AKN NU).
* Masalah tata kelola keuangan organisasi.

Tanggapan Gus Yahya

Gus Yahya menegaskan bahwa ia tidak memiliki keinginan untuk mundur dari jabatan Ketua Umum PBNU. Pernyataan ini disampaikan di tengah desakan agar ia segera melepaskan jabatan yang diembuskan sejak Jumat (21/11/2025).

Pada Sabtu malam, di sela-sela pertemuan Ketua PWNU di Surabaya, Gus Yahya mengaku belum menerima Risalah Rapat Harian Syuriah PBNU yang mendesak dirinya untuk mundur. “Saya belum menerima suratnya,” katanya singkat.

Ia juga menegaskan bahwa ia tidak berniat mundur dari jabatan Ketua Umum PBNU. “Sama sekali tidak pernah terbesit dalam pikiran saya untuk mundur dari Ketua PBNU,” tutur tokoh agama kelahiran Rembang, Jawa Tengah 16 Februari 1966 itu.

Selain itu, Gus Yahya menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan mandat kepemimpinan PBNU selama lima tahun penuh. Ia sendiri resmi ditunjuk menjadi Ketua Umum PBNU masa khidmat 2022-2027 atau periode 2021-2026 dalam Sidang Pleno V Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di gedung serbaguna (GSG) Universitas Lampung, Jumat (24/12/2021).

Tanggapan Tokoh Dekat NU

Cak Imin

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin turut menanggapi dinamika dalam tubuh NU terkait desakan KH Yahya Cholil Staquf mundur dari kursi Ketua Umum PBNU. Cak Imin menegaskan bahwa PKB tidak ikut masuk ke ranah internal organisasi kemasyarakatan tersebut. Ia memilih menunggu proses yang sedang berjalan.

“Kita tunggu saja, kita tunggu saja. Biarkan proses internal mereka berlangsung,” ujar Cak Imin saat ditemui setelah apel pelantikan Panji Bangsa di Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (22/11/2025). Lebih lanjut, Cak Imin mengharapkan apapun yang akan diputuskan PBNU, merupakan keputusan terbaik.

Gus Ipul

Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, mengimbau seluruh pengurus NU di semua tingkatan mulai dari PBNU, PWNU, PCNU, MWCNU hingga Ranting NU tetap tenang dan menjaga suasana tetap kondusif. Gus Ipul menegaskan bahwa apa yang terjadi saat ini merupakan perkara organisasi biasa yang sedang ditangani oleh jajaran Syuriah PBNU sesuai mekanisme internal yang berlaku.

“Ini dinamika organisasi yang sedang berjalan. Saya minta semua pengurus dan warga NU tetap tenang, tidak terbawa arus berita yang menyesatkan, dan tidak memperbesar kesalahpahaman,” ujar Gus Ipul dalam keterangannya, Jumat (21/11/2025).

Ia meminta seluruh pengurus NU untuk tetap berkonsolidasi sekaligus menjaga ukhuwah. Selain itu, dirinya meminta pengurus NU untuk menahan diri dari langkah atau pernyataan yang dapat memperkeruh keadaan.

Penutup

Gus Ipul mengatakan seluruh proses organisasi saat ini berada di tangan pemilik otoritas tertinggi dalam struktur PBNU, yakni jajaran Syuriah PBNU yang dipimpin Rais Aam dan dua wakil Rais Aam. “Kita serahkan sepenuhnya kepada Rais Aam dan para wakilnya. InsyaAllah semua akan diselesaikan dengan baik, proporsional, dan sesuai adab organisasi,” ungkapnya.

Gus Ipul juga mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama untuk memperbanyak salawat dan menjaga ketenangan hati. “Mari tetap menjaga suasana teduh. Perbanyak sholawat, jangan ikut menyebarkan kabar yang tidak pasti,” katanya.

Gus Ipul memastikan dinamika internal PBNU akan diselesaikan melalui mekanisme organisasi yang sah dan penuh kehati-hatian.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *