Fokus Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Taliabu Selatan
Dinas PUPR Pulau Taliabu, Maluku Utara, terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah kabupaten. Salah satu fokus utamanya adalah pembangunan jalan dan jembatan yang akan dilakukan hingga tahun 2026. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas hidup masyarakat, khususnya di daerah yang sebelumnya minim perhatian dari pemerintah daerah.
Plt Kepala Dinas PUPR Pulau Taliabu, Endro Sudarmono, menjelaskan bahwa pada tahun depan, pembangunan infrastruktur akan difokuskan ke wilayah Taliabu Selatan. “Tahun depan fokus (pembangunan) ke selatan,” ujarnya saat ditemui Jumat (5/12/2025).
Pembangunan jalan dan jembatan akan dimulai dari Desa Kawalo, kemudian melanjutkan ke wilayah Taliabu Selatan, hingga mencapai Desa Waikoka di Kecamatan Taliabu Timur Selatan. Endro menekankan pentingnya proyek jalan sirtu yang bisa menghubungkan beberapa desa di wilayah tersebut. “Dari Kawalo sampai Waikoka, yang penting bisa tembus (proyek jalan) sirtu,” katanya.
Pembangunan Jembatan sebagai Prioritas
Selain jalan, pembangunan jembatan juga menjadi prioritas utama. Endro mengungkapkan bahwa dirinya telah membahas rencana pembangunan jembatan dengan Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe melalui rapat virtual. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tentang pentingnya membangun jembatan di daerah-daerah terpencil.
Tujuan utama dari pembangunan jembatan adalah untuk membantu akses penghubung bagi anak-anak sekolah yang tinggal di desa-desa terpencil. “Kita sudah masukan semua data-data itu,” tegas Endro.
Kondisi Infrastruktur di Wilayah Taliabu Selatan
Wilayah Kecamatan Taliabu Selatan, Kecamatan Tabona, dan Kecamatan Taliabu Timur Selatan masih memiliki kondisi infrastruktur yang kurang memadai. Banyak titik di wilayah ini belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Beberapa area bahkan tidak memiliki akses jalan sama sekali, sementara jalanan di wilayah lain dalam kondisi rusak parah.
Selain itu, listrik masih belum tersedia di ketiga kecamatan tersebut. Di sisi lain, terdapat lebih dari lima titik sungai besar di wilayah tersebut, tetapi hingga saat ini belum ada jembatan penghubung. Akibatnya, warga yang ingin melintasi sungai harus menggunakan rakit berbayar setiap kali melewati daerah tersebut.
Tantangan dan Harapan Masyarakat
Masyarakat di wilayah Taliabu Selatan sangat berharap adanya peningkatan infrastruktur yang dapat mempermudah akses ke berbagai fasilitas seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Dengan adanya jalan dan jembatan yang layak, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat koneksi antar desa dan kecamatan.