banner 728x250

Produksi Jagung Kering Kaltim Melonjak 275 Persen di Tahun 2025

banner 120x600
banner 468x60

Produksi Jagung di Kalimantan Timur Melonjak Drastis

Pengembangan sektor pertanian di Kalimantan Timur (Kaltim) terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltim, Yusniar Juliana, memproyeksikan produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14% mencapai 14.850 ton pada tahun ini. Angka ini meningkat drastis sebesar 275,51% dibandingkan produksi tahun sebelumnya yang hanya mencapai 3.960 ton.

Kenaikan produksi ini tidak terlepas dari ekspansi luas panen yang mengesankan. Luas area panen jagung pipilan diperkirakan mencapai 2.910 hektare, naik 216,21% dari luas panen pada 2024 yang hanya 920 hektare. Artinya, area penanaman jagung meningkat hampir tiga kali lipat dalam setahun.

banner 325x300

Selain itu, potensi panen pada periode Oktober hingga Desember diperkirakan mencapai 1.110 hektare. Data Survei Kerangka Sampel Area (KSA) yang diamati hingga September 2025 menunjukkan bahwa realisasi panen Januari hingga September mencapai 1.800 hektare, meningkat sebesar 197,59% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Perubahan Waktu Panen dan Komposisi Produksi

Yang menarik, puncak musim panen juga mengalami pergeseran temporal. Pada 2025, puncak panen terjadi pada bulan Juni dengan luas 300 hektare, berbeda dengan tahun 2024 yang puncaknya terjadi di bulan Oktober.

Dalam hal jenis panen, mayoritas produksi berasal dari jagung pipilan yang mencapai 54,41% dari total luas panen Januari hingga September 2025. Sisanya terbagi menjadi panen muda (40,75%) dan panen hijauan (4,84%). Hal ini menunjukkan orientasi produksi yang lebih fokus pada kebutuhan pangan dan pakan ternak.

Metodologi Pengumpulan Data yang Inovatif

Yusniar menjelaskan bahwa metode pengumpulan data menggunakan teknologi objektif berbasis aplikasi Android. Data dikumpulkan dari 21.979 sampel segmen lahan berukuran 1 hektare di seluruh Indonesia. Setiap segmen diamati secara visual di empat titik pengamatan, difoto, dan dikirim ke server pusat untuk diolah.

Pendekatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan BPS. Tujuannya adalah untuk memastikan objektivitas dan akurasi data.

Proyeksi Produksi Jagung dengan Kadar Air Berbeda

Tidak hanya jagung pipilan kering dengan kadar air 14%, produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 28% (JPK-KA28%) juga diproyeksikan mencapai 20.090 ton. Angka ini meningkat 275,51% dibandingkan produksi pada 2024 yang hanya 5.350 ton.

Konversi angka produksi ini menggunakan hasil Survei Konversi Jagung 2020 dengan faktor konversi 55,94% untuk JPK-KA14% dan 75,67% untuk JPK-KA28%. Dengan demikian, proyeksi produksi jagung di Kaltim terus menunjukkan pertumbuhan yang pesat dan berkelanjutan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *