banner 728x250

KA Purwojaya Alami Gangguan, Perjalanan Beberapa Kereta Terhambat, Daop 3 Cirebon Beri Pernyataan

banner 120x600
banner 468x60

Peristiwa Anjlogan di Stasiun Kedunggedeh, KAI Meminta Maaf dan Mengambil Tindakan

Pada hari Sabtu, 25 Oktober pukul 14.14 WIB, terjadi gangguan perjalanan kereta api akibat anjlogan KA Purwojaya (KA 58F) yang beroperasi pada relasi Gambir – Cilacap. Kejadian ini terjadi di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, km 56+1/2, Jawa Barat. Sebagai bentuk tanggung jawab, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para penumpang.

banner 325x300

“Kami memohon maaf atas gangguan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas pengertian dari pelanggan,” ujar Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin. Ia menegaskan bahwa seluruh penumpang dan awak kereta dalam kondisi aman setelah kejadian tersebut.

Proses Evakuasi Berjalan Lancar

Dua gerbong bagian belakang KA Purwojaya mengalami anjlogan, namun semua penumpang berhasil dievakuasi dengan aman. Proses evakuasi dilakukan menggunakan enam bus yang membawa sebanyak 232 penumpang menuju stasiun tujuan masing-masing. Petugas di lapangan turut serta dalam proses ini untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan para penumpang.

Selain itu, KAI bersama tim dari Daop 1 Jakarta dan unit terkait segera tiba di lokasi kejadian. Mereka melakukan pemeriksaan prasarana agar jalur dapat segera kembali normal.

Pengaruh Terhadap Perjalanan Kereta Lainnya

Hingga pukul 18.00 WIB, beberapa perjalanan kereta api di wilayah Daop 3 Cirebon mengalami keterlambatan. Beberapa antara lain:

  • Ka 44 (Taksaka) relasi Gambir-Yogyakarta lambat 128 menit
  • Ka 152 (Brantas) relasi Pasarsenen – Blitar lambat 183 menit
  • Ka 254 (Kertajaya) relasi Pasarsenen-Surabaya Pasarturi lambat 163 menit
  • Ka 38 (Brawijaya) relasi Gambir – Malang lambat 90 menit
  • Ka 18 (Argo Sindoro) relasi Gambir – Semarang Tawang lambat 32 menit
  • Ka 8 (Bima) relasi Gambir – Surabaya Gubeng lambat 21 menit

Sementara satu jalur di lokasi kejadian dapat dilalui dengan kecepatan terbatas, jalur lainnya masih dalam tahap penanganan intensif oleh petugas.

Upaya KAI untuk Meminimalkan Dampak

KAI terus melakukan langkah-langkah operasional untuk meminimalkan dampak keterlambatan. Hal ini dilakukan melalui pengaturan perjalanan secara bergantian serta koordinasi intensif antar-daerah operasi. “Seluruh jajaran kami bekerja maksimal agar perjalanan kereta segera normal kembali,” tambah Muhibbuddin.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas pengertian dan kesabaran para pelanggan yang terdampak. KAI berkomitmen untuk terus memberikan layanan yang terbaik bagi para pengguna jasa kereta api.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *