banner 728x250

Waktunya Berpindah ke Tebu, Petani Harus Bangkit

banner 120x600
banner 468x60

Kondisi Petani di Tulangbawang Barat yang Tidak Stabil

Harga singkong yang tidak stabil saat ini membuat kondisi petani di Lampung, khususnya di Kabupaten Tulangbawang Barat, sedang dalam situasi yang tidak baik. Hal ini memicu para petani untuk mempertimbangkan penggantian tanaman mereka dengan tebu, yang menawarkan prospek ekonomi yang lebih menjanjikan.

Pada acara sosialisasi Kemitraan Tebu yang dilaksanakan oleh Sugar Group Companies (SGC) di Balai Tiyuh Margodadi, Tumijajar, Tulangbawang Barat, Rabu (10/12/2025), Saeful Hidayat, perwakilan dari SGC, mengajak para petani untuk segera mendaftar. Ia menekankan pentingnya tindakan cepat dan berani dalam mengambil peluang yang ditawarkan.

banner 325x300

Wakil Bupati Tulangbawang Barat, Nadirsyah, yang hadir dalam acara tersebut, sangat mengapresiasi inisiatif SGC dalam memberikan perhatian kepada para petani. Ia menegaskan bahwa kemitraan ini adalah kesempatan emas bagi petani untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Ini berarti Sugar Group memperhatikan kepentingan rakyat petani. Mau gak tanam tebu? Siap gak? Harus mau dan harus siap ya,” ujar Nadirsyah di hadapan para petani yang hadir.

Menurutnya, antusiasme petani terhadap kemitraan tebu sangat tinggi. Dalam acara ini, ruangan penuh dengan para petani yang berharap dapat memperbaiki kondisi ekonomi mereka. Di Tulangbawang Barat saja, sosialisasi ini merupakan yang ke-12 kalinya dilaksanakan.

Keputusan Prasojo untuk Bermitra dengan SGC

Prasojo, seorang petani berusia 48 tahun dari Waega Margodadi, langsung mendaftar 5 hektare lahan pertaniannya untuk bermitra dengan SGC. Ia mengaku bahwa sebelumnya ia pernah menanam singkong, namun hasilnya tidak memuaskan. Harga singkong turun drastis karena adanya impor singkong, sehingga ia berjanji tidak akan lagi menanam singkong.

“Ini saat tepat beralih ke tebu. Saya belum pernah menanam tebu. Tapi saya yakin hasilnya akan baik, makanya saya daftar 5 hektare untuk ikut kemitraan. Saya ajak kawan-kawan saya ke sini untuk ikut kemitraan yang ditawarkan Sugar Group,” kata Prasojo.

Program Pendidikan Gratis untuk Generasi Muda

Selain menawarkan kemitraan dalam budidaya tebu, SGC juga menawarkan pendidikan gratis bagi putra-putri terbaik Lampung. Purwanty Lee, Vice Presiden SGC, menjelaskan bahwa SGC memiliki dua politeknik di Lampung Tengah dan Tulangbawang Barat.

“Kami punya dua politeknik di Lampung Tengah dan Tulangbawang Barat. Silakan kalau Bapak Ibu mau mendaftarkan anaknya, gratis. Syarat utamanya cuma niat. Selama pendidikan tidak dipungut biaya sama sekali, ada asrama, dan mendapat makan tiga kali sehari. Tidak hanya itu, setelah lulus langsung bekerja di SGC,” jelas Purwanty Lee.

Politeknik Tunas Garuda yang berada di Tulangbawang Barat memiliki tiga jurusan, yaitu teknologi manufaktur, pemeliharaan alat berat, dan teknologi rekayasa mesin pertanian. Program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas SDM di wilayah tersebut.

Potensi Ekonomi yang Menjanjikan

Dengan kemitraan tebu yang ditawarkan SGC, petani di Tulangbawang Barat memiliki peluang besar untuk meningkatkan pendapatan mereka. Kombinasi antara budidaya tebu dan program pendidikan gratis diharapkan bisa menjadi solusi jangka panjang bagi kesejahteraan petani dan generasi muda di wilayah tersebut.


banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *