banner 728x250

Realisasi pupuk subsidi Lombok Timur baru 65 persen, petani aman dari kekurangan

banner 120x600
banner 468x60

Realisasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Lombok Timur Masih Tertinggal

Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur, Lalu Pathul Kasturi, menyampaikan bahwa realisasi penyaluran pupuk bersubsidi hingga awal Desember 2025 baru mencapai 65 persen dari total kuota yang dialokasikan sepanjang tahun. Artinya, masih terdapat sekitar 35 persen pupuk yang harus disalurkan hingga akhir Desember mendatang untuk memenuhi kebutuhan petani.

“Masih tersisa sekitar 35 persen pupuk yang akan disalurkan hingga akhir Desember mendatang,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, 4 Desember 2025.

banner 325x300

Meski realisasi belum mencapai 100 persen, Kasturi memastikan bahwa penyaluran pupuk berjalan sesuai rencana tanpa hambatan signifikan. Ia menegaskan bahwa para petani tidak akan mengalami kesulitan dalam memperoleh pupuk bersubsidi hingga penutupan tahun anggaran 2025.

“Petani kita akan lebih mudah memperoleh pupuk sampai akhir tahun ini, dengan sisa kuota yang masih banyak,” katanya menegaskan.

Penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi

Selain menjamin kecukupan stok, Kasturi juga menyampaikan kabar baik terkait penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi pada tahun ini. Menurutnya, penurunan harga tersebut mencapai 20 persen, menjadi angin segar bagi para petani di tengah tingginya biaya produksi pertanian.

“HET pupuk bersubsidi turun sekitar 20 persen. Misalkan pupuk UREA turun dari Rp250.000 per kwintal menjadi Rp180.000 per kwintalnya,” jelas Kasturi.

Dengan adanya penurunan harga ini, Kasturi optimistis bahwa para petani akan semakin antusias menjalankan musim tanam. Turunnya harga pupuk dinilai dapat mengurangi beban biaya dan mendorong peningkatan produktivitas lahan pertanian.

Dukungan untuk Program Swasembada Pangan

Ia menambahkan bahwa peningkatan produktivitas tersebut selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam mendukung program nasional swasembada pangan. Ketersediaan pupuk bersubsidi yang cukup, harga yang lebih terjangkau, serta penyaluran yang berjalan lancar diyakini mampu memperkuat ketahanan pangan di Lombok Timur.

“Dengan HET yang lebih rendah, saya yakin petani kita akan lebih bersemangat. Produksi juga akan meningkat untuk memperkuat program swasembada pangan,” tutupnya.

Target Penyaluran 100 Persen Pupuk Bersubsidi

Hingga akhir tahun, Dinas Pertanian Lombok Timur menargetkan seluruh kuota pupuk bersubsidi dapat tersalurkan 100 persen dan dipastikan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para petani di seluruh kecamatan.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyaluran Pupuk

Beberapa faktor yang memengaruhi realisasi penyaluran pupuk bersubsidi antara lain:

  • Ketersediaan stok – Meskipun ada sisa kuota, ketersediaan stok tetap menjadi prioritas agar tidak terjadi kelangkaan.
  • Efisiensi distribusi – Pemantauan terhadap distribusi dilakukan secara berkala untuk memastikan penyaluran berjalan lancar.
  • Pemantauan harga – Pemerintah daerah terus memantau HET pupuk untuk memastikan harga tetap terjangkau bagi petani.

Langkah-Langkah yang Dilakukan Dinas Pertanian

Dinas Pertanian Lombok Timur telah melakukan beberapa langkah untuk memastikan penyaluran pupuk bersubsidi berjalan efektif, antara lain:

  • Koordinasi dengan distributor – Memastikan distribusi dilakukan secara merata dan tepat waktu.
  • Sosialisasi kepada petani – Memberikan informasi tentang hak dan cara penggunaan pupuk bersubsidi.
  • Pemantauan lapangan – Melakukan inspeksi ke lokasi-lokasi penyimpanan dan distribusi pupuk.

Kesimpulan

Realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di Lombok Timur hingga akhir Desember 2025 masih tertinggal sekitar 35 persen dari kuota yang ditetapkan. Namun, dengan penurunan HET pupuk dan komitmen pemerintah daerah, diharapkan petani dapat memanfaatkan pupuk bersubsidi secara optimal. Dengan penyaluran yang lancar dan harga yang lebih terjangkau, harapan besar diarahkan agar produksi pertanian meningkat dan mendukung program swasembada pangan nasional.


banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *