Posisi Driver MBG Menjadi Perhatian Masyarakat
Di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja pada sektor layanan publik dan dukungan operasional, posisi driver atau sopir MBG (Makan Bergizi Gratis) mulai menjadi perhatian masyarakat. Banyak pencari kerja mulai menanyakan besaran gaji, peluang kerja, serta sistem pembayaran yang berlaku di berbagai wilayah. Posisi ini bukan sekadar mengemudikan kendaraan, tetapi juga memastikan distribusi logistik kesehatan, makanan siap saji, atau bantuan gizi berjalan tepat waktu dan sesuai prosedur.
Perubahan kebijakan upah di beberapa daerah juga memberikan dampak terhadap standar gaji driver MBG. Meskipun belum terdapat angka baku nasional, tren lapangan menunjukkan adanya kenaikan kecil dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini berkaitan dengan meningkatnya tanggung jawab sopir dalam sistem distribusi bantuan di tingkat kota maupun kabupaten.
Namun, gaji driver MBG tidak bersifat seragam. Besaran pendapatan dipengaruhi oleh lokasi penempatan, jam kerja, sistem kontrak, hingga jenis operasional kendaraan. Calon pekerja perlu memahami skema umum ini agar dapat memperkirakan potensi penghasilan yang sesuai.
Estimasi Gaji Driver MBG
Berdasarkan informasi lapangan, gaji driver MBG pada tahun 2025 umumnya berada pada rentang:
- Sistem harian: Rp80.000 hingga Rp100.000 per hari.
- Sistem bulanan (estimasi dari sistem harian): Rp2,4 juta hingga Rp3 juta jika bekerja penuh selama 30 hari.
Jika posisi bersifat full time dengan tanggung jawab tambahan seperti menjaga kebersihan kendaraan, pengecekan rutin, hingga administrasi logistik, maka nominal gaji berpotensi lebih tinggi.
Faktor Penentu Besaran Gaji
Tidak semua sopir MBG menerima jumlah pendapatan yang sama. Beberapa variabel utama yang memengaruhi di antaranya:
-
Lokasi Penempatan
Wilayah dengan biaya hidup tinggi, seperti kota besar, umumnya memberikan gaji lebih kompetitif dibandingkan kabupaten kecil. -
Sistem Kerja
Pekerja harian memiliki pendapatan fleksibel tetapi tidak selalu stabil. Sebaliknya, driver dengan sistem gaji bulanan memperoleh kepastian tetapi nilai gajinya bisa lebih kecil. -
Kebijakan Lembaga Pengelola
MBG dikelola oleh instansi berbeda di tiap daerah, sehingga struktur organisasi turut memengaruhi standar pengupahan. -
Jenis Tugas
Misalnya, driver dapur atau distribusi gizi di Yogyakarta mendapatkan gaji Rp2 juta hingga Rp2,1 juta per bulan untuk sistem paruh waktu. Pada posisi lapangan dengan mobilitas tinggi, angka tersebut bisa berbeda.
Kesimpulan
Gaji driver MBG pada tahun 2025 berada pada kisaran kompetitif untuk kategori kerja operasional. Meskipun belum ada standar nasional, pola umum menunjukkan pendapatan berkisar antara Rp80.000 per hari hingga Rp3 juta per bulan, tergantung daerah dan pola kerja. Bagi pencari kerja, memahami informasi ini dapat menjadi acuan sebelum melamar atau melakukan negosiasi sesuai prosedur yang berlaku.


















