banner 728x250

Kebakaran Pasar Menanga, 11 Kios Dibanderol Garis Polisi, Tim Inafis Selidiki Penyebab

banner 120x600
banner 468x60

Penyelidikan Kebakaran di Pasar Menanga Masih Berlangsung

Kebakaran yang menghanguskan 11 kios di Pasar Menanga, Banjar Dinas Menanga Kangin, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Karangasem, Bali masih dalam proses penyelidikan. Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (19/11/2025), bertepatan dengan Hari Raya Galungan, dan kini memasuki tahap pendalaman oleh pihak kepolisian.

Pada Kamis (20/11/2025), Tim Inafis Polres Karangasem turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah titik yang diduga sebagai pusat api diperiksa, sementara area kios yang terbakar telah dipasangi garis polisi guna mengamankan lokasi serta menjaga keutuhan barang bukti.

banner 325x300

Perbekel Menanga, I Made Hendra Sagita, menyatakan bahwa kerugian materiil dari peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp750 juta. Ia menambahkan bahwa hasil penyelidikan awal dari Inafis masih menunggu analisis lanjutan.

“Kerugian ditaksir kurang lebih Rp750 juta. Tadi tim Inafis sudah turun mengecek sumber kebakaran, dan area yang terbakar sudah dipasang garis polisi,” ujarnya, Kamis (20/11/2025).

Upaya Pembersihan dan Rencana Pembangunan Kembali

Sementara itu, pemerintah desa berencana menggelar gotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran pada Jumat (21/11/2025). Namun, terkait pembangunan kembali kios yang rusak, pihak desa belum bisa menentukan langkah pasti.

Mengingat tindak lanjut pasca kebakaran akan dibahas dalam pertemuan melibatkan pedagang, Desa Adat Menanga selaku pemilik lahan, serta Diskoperindag Karangasem.

“Untuk pembangunan kembali, kami belum bisa pastikan. Nantinya akan dirapatkan dulu bersama pedagang, desa adat, dan Diskoperindag,” terang Hendra Sagita.

Proses Investigasi dan Langkah Pemulihan

Penyelidikan oleh pihak kepolisian dilakukan secara mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Tim Inafis telah melakukan pemeriksaan terhadap berbagai titik yang diduga menjadi sumber api. Proses ini sangat penting untuk menentukan apakah kebakaran disebabkan oleh faktor alami atau kesalahan manusia.

Selain itu, pihak desa juga sedang merancang langkah-langkah pemulihan yang dapat membantu para pedagang yang terdampak. Salah satu rencana yang sedang dipertimbangkan adalah bantuan dana dari pemerintah daerah atau bantuan dari komunitas sekitar.

Beberapa pedagang mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap kejadian ini, karena banyak dari mereka harus menghadapi kerugian besar akibat kebakaran. Mereka berharap pihak berwajib dapat segera menemukan penyebab kebakaran dan memberikan solusi yang efektif.

Peran Masyarakat dan Komunitas

Dalam upaya pemulihan, masyarakat setempat juga menunjukkan sikap solid dengan siap membantu proses pembersihan dan pengurangan dampak kebakaran. Gotong royong menjadi salah satu cara yang digunakan untuk membangun kembali semangat dan kepercayaan diri para pedagang.

Selain itu, beberapa organisasi masyarakat dan LSM juga mulai menawarkan bantuan, baik dalam bentuk dana maupun tenaga. Hal ini menunjukkan bahwa kebakaran tidak hanya menjadi masalah lokal, tetapi juga menjadi perhatian masyarakat luas.

Langkah-Langkah Kedepan

Menjelang hari-hari berikutnya, pihak desa akan terus memantau situasi dan menyiapkan langkah-langkah darurat jika diperlukan. Selain itu, diskusi dengan pihak-pihak terkait akan terus berlangsung untuk menentukan arah pembangunan kembali kios-kios yang rusak.

Semua pihak berharap kebakaran ini tidak terulang kembali dan menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat setempat tentang pentingnya kesadaran akan keamanan dan kebersihan lingkungan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *