Mantan Kepala Pos Karang Penang Sampang, Terindikasi Jual beli Bantuan Beras Bulog Dengan Pemdes

SAMPANG – Bulog adalah Badan Urusan Logistik yang bertugas untuk mengelola dan mendistribusikan beras dan komoditas lainnya. Jual beli beras Bulog harus dilakukan melalui prosedur yang resmi dan transparan.

Namun beda dengan di Kabupaten Sampang Berdasarkan informasi, terdapat dugaan bahwa mantan kepala pos Karang Penang bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) untuk melakukan jual beli beras Bulog.

Akan tetapi pihak Pos diduga membiarkan pemerintah Desa melakukan penjualan Beras Bulog, hingga bantuan tersebut diberikan pemerintah Desa tersebut terindikasi Jual beli beras Bulog yang tidak resmi dapat menimbulkan penyelewengan dana dan merugikan negara.

Salah satu warga Karang Penang Oloh, yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa bantuan beras tersebut tidak menerima, karena bantuan itu diduga dijual oleh pemerintah Desa tersebut.

“Mayoritas masyarakat disini tidak menerima bantuan beras Bulog itu, sehingga diduga beras Bulog tersebut dijual oleh pemerintah Desa setempat mas,” kata warga setempat. Rabu, 26/02/2025.

Menurutnya, pemerintah harus mengawasi bantuan beras Bulog tersebut harus benar-benar dikawal dengan ketat oleh Pemkab Sampang agar bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat.

“Dilakukan investigasi untuk memastikan apakah dugaan kerja sama antara mantan kepala pos dan Pemdes benar atau tidak, ” ungkapnya.

Sehingga perlunya pengawasan yang ketat terhadap jual beli beras Bulog untuk memastikan bahwa prosesnya dilakukan secara resmi dan transparan.

Sementara itu, Mantan Kepala Pos Karang Penang, Indra dirinya mengelak dengan alasan sesuai dengan prosedur mas.

“Itu disalurkan ke desa pak,” kata Indra dengan singkat di pesa WhatsAppnya.

Sekedar diketahui, Nama – nama Desa yang diduga melakukan penjualan bantuan beras Bulog sebagai berikut, Desa Karang Penang Oloh, Desa Gunung Kesan dan Desa Onjur.(Md).