Ragam  

Musim Padi Panen Raya, Harga Beras Naik di Sampang

SAMPANG – Di musim panen padi di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, beras mengalami kenaikan yang signifikan di bulan februari 2023.

Hal itu di sampaikan oleh Lukman 35 tahun petani padi asal Kecamatan Pangarengan, dirinya menjelaskan bahwa di musim panen padi harga beras mengalami kenaikan.

“Kemaren bulan Januari 2023 harga beras masih 6.500, kini sekarang harga beras 8.000, dan harga ini bukan harga di pasar nya, tapi harga itu, saat petani menjual langsung terhadap pengepul beras,” ucapnya Senin, 27/02/2023.

Sedangkan Harga di pasar sendiri saya belum tau, namun yang jelas harga beras naik

“Saya Memang tidak tau harga di pasar, karna saya sendiri sebagai petani padi, ketika menjual beras pasti ke pengepul langsung,” ungkapnya.

Terpisah, Ilham Salah satu pedagang beras di pasar kecamatan Pangarengan juga menuturkan, untuk harga di pasar harga beras naik di musim panen padi sekarang.

“Biasanya harga beras di pasar 10.000 kini sampai 13 di bulan Februari 2023,” tuturnya

Juga Bu Muna 40 tahun salah satu pembeli beras di pasar srimanggunan di perkotaan Kabupaten Sampang mengungkapkan, harga beras di saat musim panen sekarang memang naik 1000.

“Biasanya harga beras 12.000, kini menjadi 13.000, dan harga 13.000 beras yang paling bagus, ada juga yang di bawah harga segitu, tergantung kualitas berasnya, tapi untuk di bulan februari harga beras naik di pasaran,” Tegasnya

Dilain itu Kabit perdagangan Diskoperindag Kabupaten Sampang Sapta menjelaskan menjelang panen raya, untuk sementara tidak ada kenaikan harga padi diawal tahun 2023, karna sebelumnya di tahun 2022 sekitar bulan Oktober kemaren harga beras naik Rp.1000 menjadi Rp. 11.000 ribu, dan beras premium naik Rp.1.500 menjadi Rp 12.500.

“Tapi biasanya menjalang musim Panin padi harga beras itu turun, seperti tahun kemaren, di karenakan stok yang banyak,” ujarnya.

Selain itu Ramlan menjelaskan, terkait kenaikan beras tergantung stok beras di Kabupaten Sampang.

“Artinya hukum ekonomi yang berlaku, dimana ketika beras langka pasti mahal, dan ketika stok beras banyak pasti murah,” pungkasnya.
(Md)