Hukum  

Curanmor, Pelaku dan Korban Dari Luar Daerah

SAMPANG – Pada (31/1/23) di Sampang terjadi pencurian motor. Diketahui, antara pelaku dengan korban, sama-sama dari luar kabupaten Sampang. Sementara salah satu pelaku, masih tergolong di bawah umur. Hal itu diungkap langsung oleh Kasi Humas Polres Sampang Sujianto, Kamis (2/2/23).

Ia memaparkan kronologinya, pada 17.30 (30/1/23) Waktu Indonesia Barat (WIB), Korban berinisial (A) asal Blitar itu, memarkir motornya (Beat warna Biru) lantaran hendak istirahat. Keesokan harinya, tepatnya pada 1.30 (31/1/23).
Korban terbangun oleh suara riuh di luar kos. Suara riuh yang didengar korban itu, membuat korban keluar kamar untuk turun ke lantai satu. Saat sampai di lantai satu, korban kaget, sebab motornya tidak ada. Lebih mengagetkan lagi, gembok pagar kos terlihat sudah rusak.
“Saat korban keluar kos, warga memberitahu korban, terkait dua orang yang melakukan pencurian pada motornya. Serta, korban diberitahu juga kalau salah satu pelaku berhasil diringkus oleh warga, sedangkan yang satunya lagi kabur,” uangkapnya.

Curanmor itu, katanya, termasuk laporan nomor : LP/B/15/I/2023/SPKT/POLRES SAMPANG/POLDA Jawa Timur, 31 Januari 2023.
“Laporannya itu, LP/B/15/I/2023/SPKT/POLRES SAMPANG/POLDA Jatim,” ungkapnya.

Sementara satu pelaku yang saat ini statusnya sebagai tersangka, ia lanjut menguraikan, berinisial (B) beralamatkan Pamekasan. Sedangkan satunya lagi, dalam tahap pencarian. Sehingga dari itu, total pelaku curanmor sebanyak dua orang.
“Kalau pelaku (B) tergolong dibawah Umur. Sebab, si (B) masih duduk SMP, alias masih berumur 17 tahun,” sambungnya.

Ditanya lokasi kejadian, Sujianto menjawab, di kos Perumahan Selong Permai II No 1 Blok H Kel. Gunung Sekar Kecamatan/Kabupaten Sampang. Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyidikan, dengan satu unit motor beserta BPKB milik korban sebagai Barang Bukti (BB).
“Sementara saksinya ada dua orang, yakni (R) dan (D) asal Sampang,” paparnya.

Sekedar diketahui, korban dari luar daerah. Di Sampang korban bekerja sebagai karyawan BUMN.

(AHe)