Tangkap Mafia Bansos, AMSB Tuntut Kinerja Kejari Sampang

SAMPANG – Ratusan Masyarakat Sampang yang tergabung dalam wadah Aliansi Masyarakat Sampang Bersatu (AMSB),melakukan Aksi unjuk rasa di kejaksaan Negeri Sampang dugaan adanya kasus mafia Bansos, yang terjadi di dua Desa Gunung Rancak dan Desa Baruh,

Aksi protesnya di depan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang terkait prosedur pemeriksaan yang dilakukannya dan Kinerja Aparat Penegak Hukum (APH). Kamis 05/01/2023

Aksi protes ini dikomandoi langsung oleh Hanafi sebagai jenderal lapangan. Mereka meminta agar kasus dugaan korupsi di Kabupaten Sampang ditindak tegas.
“Menuntut Kepada Kejari untuk tegas dalam bertindak memberantas Kejahatan di Kabupaten Sampang,” teriak Hanafi menggunakan pengeras suara, toa

Kami sampai rela meninggalkan pekerjaan kami dirumah pak, hanya ingin tau sejelas-jelasnya, dengan kasus yang sudah lampau itu. Kenapa seakan-akan Kejari tidak punya taring untuk menangkap para mafia-mafia bansos tersebut. Jangan bikin saya menduga-duga pak

“Kami kesini Membawa Empat tuntutan terhadap Kejari Sampang terkait aksi yang dilakukan pada hari ini” Tegasnya

ditempat yang sama. Satrio sebagai Kasi Pidsus Kejari Sampang menjelaskan, bahwa dirinya telah melakukan upaya proses terkait terjadinya Tipikor yang berada di dua Desa tersebut.

“kami sudah melakukan proses pemanggilan terhadap sebagian besar Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Alhamdulillah kami sudah genjot sekitar kurang lebih 200 KPM dari data yang seharusnya mencapai 240 lebih”lanjut

Dan Kejari juga melibatkan inspektorat, biar lebih cepat, sehingga kalau kami sudah selesai dalam pemeriksaan, Kerugian Negara bisa langsung keluar.
(Md)