Menjelang 24 Jam Tenggelam, Manusia Silver Tak Kunjung Ditemukan

SAMPANG- Tenggelamnya manusia silver hampir mendekati waktu 24 jam. Namun hingga kini, tubuh manusia silver tak kunjung ditemukan. Diketahui, team Search and Rescue (SAR) yang tergabung dari Satpolairud Polres Sampang, Polsek Kota, Koramil, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, PMI melakukan pencarian ke dasar laut selatan Sampang.

Kapolres Sampang AKBP Arman melalui Kasat Polairud Iptu Catur Rahardjo mengatakan, bahwa sejak pukul 07.30 Waktu Indonesia Barat (WIB), team SAR dibantu masyarakat kembali melakukan pencarian manusia silver (Risal) yang tenggelam di sungai Kamoning Jl. Bahagia Sampang.
“Manusia silver itu, kembali dicari sejak pukul 07.00 pagi tadi,” ucapnya, Jumat (30/12/22).

Manusia silver atau yang bernama asli Risal (18), ia lanjut memaparkan, merupakan warga Desa Angsokah Kecamatan Omben kabupaten Sampang. Manusia Silver itu tenggelam saat membersihkan badan bersama rekan-rekannya di sungai Kamoning. Pembersihan badan itu, usai mencari uang dengan melumuri badan dengan cat warna silver di perempatan terminal Trunojoyo Sampang.

Dijelaskan, pencarian Manusia silver dilakukan oleh BPBD dari jembatan Tanglok ke utara. Sementara team lainnya, mencari dari Tanglok hingga ke laut selatan Sampang. Namun hingga sekarang, Manusia silver tak kunjung ditemukan.
“Pencarian sempat dihentikan, sebab team masih melaksanakan Sholat Jum’at. Selepas itu pencarian dilanjutkan,” jelasnya.

Selai itu, pihaknya juga sudah menghubungi seluruh pemilik kapal angkutan orang jurusan Pulau Mandangin – Pelabuhan Trunojoyo (Tanglok). Hal itu diharapakan, manusia silver cepat ditemukan.
“Kami umumkan, apabila ada yang menemukan manusia silver, agar segera menghubungi team,” pungkasnya.

(AHe)