Payung Alun-alun Trunojoyo Rusak Jadi Tontonan Peserta Senam Rekor MURI

SAMPANG – Payung alun-alun Trunojoyo rusak, pemerintah kabupaten (Pemkab) Sampang lempar perbaikan payung kepada kontraktor. Bahkan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang merencanakan upaya perbaikan, usai mendapat monitoring dari komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang. Diketahui sebelumnya, pemkab Sampang keluarkan Rp850 juta untuk satu payung.

Ketua Komisi III DPRD Sampang Mohammad Subhan mengaku, bahwa pihaknya sudah melakukan monitoring langsung ke payung di alun-alun Trunojoyo Sampang.
“Kami sudah ke lapangan langsung,” ungkapnya.

Dijelaskan temuannya, payung alun-alun yang telan anggaran Rp850 juta itu rusak. Sehingga, pihaknya langsung berkomunikasi dengan Dinas yang bertanggung jawab atas payung itu.
“Kami sudah menghubungi Dinas terkait. Hasilnya, DLH akan menindak lanjuti payung itu,” imbuhnya.

Sementara Kepala DLH Sampang Faisol Ansori tidak menampik saat ditanya kerusakan payung itu. Ia juga mengakui bawa pihaknya sudah berkomunikasi dengan DPRD Sampang komisi III.
“Ia mas memang rusak, dan kami sudah berbincang dengan komisi III,” bebernya.

Menurutnya, kerusakan payung disebabkan angin yang terjadi akhir-akhir ini. Sehingga saat ini, upaya perbaikan harus cepat dilaksanakan.
“Payung itu rusak karena angin, tetapi masih bisa diperbaiki,” timpalnya.

Untuk perbaikan payung, ia lanjut memaparkan, akan ditangani oleh pihak kontraktor. Sebab saat ini, payung itu masih dalam masa pemeliharaan.
“Sekarang masih pemeliharaan, jadi kerusakan payung masih ditanggung kontraktor,” paparnya.
(AHe)