Dari 565 Keluarga Hanya 165 yang Menerima BLT DD

SAMPANG – Penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Desa Panyepen Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang minim. Bagaimana tidak, sebab dari 565 Keluarga hanya 165 keluarga yang dinyatakan sebagai penerima manfaat (KPM). Diketahui pada bantuan itu, masing-masing KPM mendapat bantuan sebesar Rp900 ribu. Sehingga jika ditotal, anggaran BLT DD yang digelontorkan ke desa tersebut sebesar Rp148.500.000

Sekertaris Desa (Sekdes) Panyepen Kecamatan Jrengik Wardatul Azizah mengatakan, bahwa di desanya itu terdapat 165 KPM yang menerima BLT DD. Sementara jumlah keluarga yang ada di Desa Panyepen kecamatan Jrengik sebanyak 565 keluarga.
“Yang menerima bantuan hanya 165 KPM dari 565 keluarga,” ucapnya, Kamis (8/12/22).

Sehingga terdapat 400 keluarga di Desanya yang tidak menerima bantuan BLT DD. Alasannya penerima BLT DD yang minim di Panyepen, lantaran jumlah penerima BLT DD sudah sesuai dengan angka kemiskinan yang ada di desa itu.
“Jadi 400 keluarga yang tidak terima bantuan,” ungkapnya.

Ia bersumbar, bahwa KPM yang menerima BLT DD itu sudah sesuai dengan keberadaan masyarakat yang membutuhkan. Serta hal itu dapat dipertanggung jawabkan oleh pihaknya.
“Kami pastikan, penerima BLT DD itu sudah sesuai dengan keadaan di lapangan,” timpalnya.

Sementara anggaran BLT DD itu, ia lanjut menguraikan, masing-masing KPM mendapatkan bantuan sebesar Rp900 ribu. Sehingga jika ratusan ribu itu dikalikan dengan jumlah penerima BLT DD di desa itu bakal ketemu dengan nominal Rp148.500.000. Artinya, ratusan juta itu merupakan total anggaran BLT DD yang tergelontor ke Desa Panyepen.
“Per KPM mendapat bantuan Rp900 ribu,” sambungnya.

Ratusan ribu per KPM itu, lanjutnya, sudah diberikan secara utuh kepada KPM. Artinya pihaknya tidak memotong ataupun memaksa masyarakat untuk membeli beras. Sehingga sampai dengan detik ini, tidak ada laporan aneh- aneh dari masyarakat setempat pada pihaknya.
“Rp900 ribu sudah kami berikan tanpa adanya pemotongan,” pungkas Warda.

(AHe)