Ragam  

Miris Komplek Fasilitas Patilasan Makam Panji Laras tidak Terawat

SAMPANG – Sejumlah bangunan cagar budaya di Patilasan komplek panji laras yang berada di Kabupaten Sampang tepatnya di desa Madegan Kelurahan Polagen saat ini dalam kondisi tak terawat dan bahkan ada bagian yang musholla yang sejatinya jadi tempat sholat dan Kamar mandi juga sangat memprihatinkan, Jumat, 14/10/2022.

Hampir semua Fasilitas dan bangunan cagar budaya kondisinya rusak serta terbengkalai salah satu contoh Mushala di lingkungan destinasi wisata Panji Laras rusak parah. Meski demikian, sampai saat ini tak kunjung diperbaiki. Padahal, keberadaan mushala sangat dibutuhkan pengunjung meski sekadar digunakan untuk salat dan istirahat.

Hosen, warga setempat mengatakan, kerusakan musala dan fasilitas yang lain itu sudah lima tahun lebih. Bahkan, musala tersebut sudah lama tidak difungsikan. Terlebih, di lokasi tidak ada pompa Air saluran air sama sekali. Sehingga, menyulitkan pengunjung saat akan melaksanakan salat.

“Pompa airnya sering hilang diambil orang, dan pintu kamar mandi juga sudah lama digembok sama petugasnya,” katanya Saat menggergaji Bambu
Menurut Hosen, petugas yang diberikan amanah untuk merawat sering tidak ada di lokasi. Hanya seminggu sekali datang ke objek wisata ini.
“Petugasnya yang merawat tempat tersebut hanya seminggu Sekali” Terangnya

Petugas Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Jimur Ahmad Fauzan mengaku, mushala dan kamar mandi itu sudah lama rusak. Bahkan pada 2019, mushala Itu jadi tempat persembunyian oknum mengisap narkotika jenis sabu sabu.
“Karena sempat dulu di temukan alat untuk Isap narkoba di tempat, Selain Itu, jadi juga jadi Sarang tempat anak anak bolos Sekolah,” terangnya
Sementara Pamung Kebudayaan Disparporabudpar Dewi Riskin Apriana mengatakan bahwasannya tidak sebenarnya apa yang dikatakan oleh warga tersebut sebenarnya di sana sudah ada yang merawat bahkan mendapatkan penghargaan.
“Setiap hari disana di bersihkan oleh petugas, karena pengabsenan harus ke Dispora dengan Absen Fingerprint” Tuturnya. (Mohdy)