Satpol PP Sampang Kembali Tertibkan PKL Di Alun-alun Trunojoyo, Beberapa Gerobak Diamankan

SAMPANG – Pedagang Kaki Lima (PKL) di area Alun-Alun Trunojoyo Sampang bergegas membawa dan menutup gerobaknya setelah kedatangan beberapa personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Selain bergegas mengemasi dan menutup lapak dagangannya, mereka juga memindahkan gerobak ke tempat lain.

Informasinya, penertiban para PKL tersebut karena dinilai telah melanggar Peraturan Daerah (Perda), berjualan di luar waktu ketentuan, yang seharusnya 12.00-24.00 wib.

Alhasil, sebanyak 5 gerobak PKL yang ditinggalkan pemiliknya diangkut paksa menggunakan truk ke Markas Satpol PP.

Kepala Bidang (Kabid) Terantibun Satpol PP Sampang Suaidi Asyikin mengatakan, bahwa himbauan atau sosialisasi tentang waktu berjualan yang berdasarkan aturan telah disampaikan ke pedagang beberapa bulan yang lalu dan disepakati.

“Pada Februari 2024 lalu, kami juga melakukan penindakan dan menertibkan 4 gerobak yang dibiarkan oleh pemiliknya di Alun-Alun Trunojoyo,” jelasnya Senin (22/04/2024).

Akan tetapi, selama satu bulan belakangan ini, terdapat kelonggaran aturan lantaran bulan puasa dan hari raya Idul Fitri, sehingga pedagang berjualan tanpa ada batasan waktu.

“Tapi terpantau pasca hari raya ketupat, pedagang tidak kembali ke peraturan sehingga kami melakukan penindakan,” tegasnya.

Menurut Auaidi, sebagai saksi dan efek jera, gerobak PKL yang telah diamankan akan diladangkan selama pemiliknya tidak mengurus persyaratan pengambilan.

“Bagi pedagang yang ingin mengambil gerobaknya, harus ada rekomendasi dari 3 OPD yakni, DLH, Disperindag dan Satpol pp,” pungkasnya. (FS)