Tahun 2024 Di Triwulan, Penyebaran DBD di Sampang Sudah Tembus di Angka 133 Kasus

SAMPANG – Kabupaten Sampang melalui Dinas Kesehatan melaporkan 133 kasus demam berdarah dengue (DBD) yang terjadi di wilayahnya selama Tiga bulan terakhir. Kasus DBD tersebar di setiap wilayah di Sampang, Jumat, 19/04/2024

Berdasarkan data yang diterima lonjakan kasus DBD dilaporkan pada Februari lalu.Itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, Dr, Abdullah Najich, mengatakan Kasus DBD lebih tinggi, bahkan lonjakan paling banyak pada bulan Februari

” Namun, kendati kasus DBD tinggi, kata Nadjih, tidak ada kematian akibat serangan DBD tersebut, “Ucapnya

Untuk menangani hal itu, pihaknya terus mengimbau ke setiap fasilitas kesehatan untuk melakukan penyuluhan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan melakukan abatisasi.

Disinggung terkait wilayah dengan jumlah kasus DBD tertinggi, Nadjih mengungkapkan, terdapat dua kecamatan, satu di antaranya Kecamatan Sampang. Itu diketahui berdasarkan laporan dari setiap puskesmas.

“Puskesmas Banyuanyar terdapat 27 kasus dan Puskesmas Kamoning 10 kasus. Sedangkan di Puskesmas Torjun tercatat 21 kasus, Puskesmas Banjar 12 kasus, dan Puskesmas Karangpenang 11 kasus, ” Terangnya

Tingginya penyebaran kasus DBD ini tentu harus menjadi perhatian kita bersama. Seluruh lembaga pemerintah dan komponen masyarakat, harus bahu-membahu untuk mengendallikan penyakit DBD,” katanya

“Saya minta, gerakan PSN ini dapat dilakukan secara berkala setiap hari Jumat, dengan melibatkan seluruh warga, pegawai, karyawan, organisasi masyarakat, kader kesehatan, dan seluruh sumber daya lainnya, “Tuturnya.(Md)