Satpol PP Sampang Sita Empat Gerobak Milik PKL Alun-alun Trunojoyo

SAMPANG – Sepanjang Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan/Kabupaten Sampang, tepatnya di kawasan Alun-Alun Trunojoyo kini bebas dari Pedagang Kaki Lima (PKL).

Kondisi itu setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpop PP) selaku penegak Peraturan Daerah (Perda) memperketat pembatasan waktu berjualan yakni, 12.00 – 24.00 wib.

Bahkan, sejauh ini Satpol PP telah menertibkan secara paksa sejumlah gerobak atau rombong milik PKL yang berjualan di luar jam operasi, alias melanggar aturan.

Kepala Bidang (Kabid) Trantibum Satpol PP Sampang, Suaidi Asyikin mengatakan, bahwa selama jalan penindakan tegas yang dimulai (29/2/2024) kemarin, terdapat 4 gerobak milik PKL yang diterbitkan.

Gerobak tersebut diangkut dari lokasi berjualan menggunakan truk ke Kantor Satpol PP Sampang.

“Gerobak yang kami amankan milik Pedagang yang ditinggalkan di kawasan Alun-Alun Trunojoyo dan pemiliknya sudah lama tidak berjualan,” jelasnya, Jumat (1/3/2024).

Menurutnya, sebelum melakukan tindakan tegas, pihaknya telah bersosialisasi kepada para pedagang secara bertahap.

“Jadi saat ini bagi yang melanggar kami tertibkan dengan masa waktu paling lama 2 bulan,” terangnya.

“Bagi pedagang yang ingin mengambil gerobaknya, harus ada rekomendasi dari 4 OPD yakni, DLH, DISHUB, Disperindag dan Satpol pp,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dirinya mewanti-wanti agar pedagang mematuhi aturan, apalagi sudah ada kesepakatan antara pedagang dan pemerintah daerah.

“Kami harap pedagang juga tidak meninggalkan gerobak pasca berjualan di area Alun-alun Trunojoyo, jika membandel kami akan tertibkan,” pungkasnya. (FS)