Warga Yang kedapatan Membawa Sajam Saat Rekapitulasi Tingkat PPK Jrengik Dipulangkan

SAMPANG – Paska adanya kericuhan rekap penghitungan Surat Suara tingkat PPK kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang yang alot penuh kontra bahkan kedapatan warga diduga membawa senjata tajam (Sajam) di amankan oleh aparat hukum untuk menghindari gesekan lebih panjang, Selasa, 27/02/2024

Dimana sebelumnya penghitungan deadlock. Sebelum ditunda, rekapitulasi tingkat kecamatan yang berlangsung sejak Minggu, 25/02 pukul 18.00 WIB hingga dini hari ini berjalan alot.

Paska warga yang kedapatan membawa sajam, pihak kepolisian langsung membawa ke polres Sampang agar menjaga kondusifitas keamanan untuk dimintai keterangan

Kapolres Sampang melalui Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely membenarkan bahwa saat penghitungan rekap rekapitulasi pleno tingkat kecamatan PPK Jrengik diduga warga kedapatan bawa senjata tajam

“Untuk menjaga kondusifitas pihak kepolisian langsung membawa warga yang kedapatan diduga membawa senjata tajam, ” ujarnya

Namun ketika dibawa ke Polres Sampang, dan diminta keterangan dan di lihat tidak ada unsur yang memberatkan dari barang yang dibawa oleh warga tersebut

Sehingga pihak kepolisian memulangkan warga tersebut di hari itu juga, “Barang yang dibawa oleh warga dari Desa Tambelangan berupa barang antik (Seken) atau pula disebut Geman, tidak ada unsur yang diberatkan, “terangnya

Diketahui penghitungan suara di kecamatan Jrengik masih ditunda dikarenakan di TPS 15 Makalah diduga masih bermasalah dan akan dihitung kembali hari ini, Selasa, 27/02/2024 jam 13:00 siang. (Md)