Harga Beras dan Gula Makin Menggila di Awal Tahun Tembus 4 Persen

SAMPANG – Harga beras dan gula di sejumlah daerah di Jawa Timur khusunya di Sampang jauh di atas harga acuan pemerintah. Fenomena itu ikut memicu kenaikan inflasi di Jawa Timur, sehingga sebagian kebutuhan pokok di Kabupaten Sampang mengalami kenaikan secara signifikan.Sabtu, 10/02/2024

Kenaikan kebutuhan pokok tersebut diantaranya diantaranya berupa gula pasir dan beras kualitas premium.

Salah satu warga Desa Torjun, Kecamatan Kedungdung Sampang H.Maimuna (50) mengungkapkan bahwa kenaikan harga gula pasir dan beras terjadi saat membeli di toko sembako terdekat.

Menurutnya, kenaikan harga di dua bahan kebutuhan itu berkisar Rp 4000, sehingga harga gula pasir yang biasanya dibeli dengan harga Rp 13 ribu perkilo, kini menjadi Rp 17 ribu perkilo.

“Begitupun beras, yang biasa saya beli satu karung berisi 25 kg seharga Rp 330 ribu, sekarang Rp 350 ribu,” ungkapnya

Meski harus merogoh gocek lebih dalam, perempuan parubaya yang kesehariannya bertani itu tetap membeli untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hanya saja dirinya berharap agar pemerintah dapat kembali menstabilkan harga bahan kebutuhan pokok mengingat pemasukan dari hasil bertani di musim sebelumnya tidaklah maksimal.

“Sudah tidak ada sisa hasil panen yang untuk dimakan, semoga pemerintah juga memikirkan terhadap kehidupan masyarakat kalangan bawah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) Sampang Chairijah membenarkan atas kenaikan harga bahan kebutuhan pokok saat ini.

Menurutnya, kenaikan harga terjadi per 31 Januari 2024 kemarin dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), saat ini harga gula pasir sampai Rp 16000, sedangkan untuk beras premium mencapai Rp 13.900 perkilo.

“Kalau misalkan ada toko yang menjual gula sampai Rp 17 ribu per Kg sudah biasa karena pedagang ingin mencari hasil,” pungkasnya. (Md)