Hukum  

Cabuli Anak Di Bawah Umur, Pelaku Melarikan Diri, Polisi: Kami Terbitkan DPO

SAMPANG – Tersangka kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur di Dusun Bancelot, Desa Pandiyangan, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kasi Humas Polres Sampang Ipda Sujianto menyatakan, bahwa peristiwa bejat itu terjadi Pada hari Rabu tanggal 30 Desember 2023, pukul 18:00. “Korban inisial RZ umur 8 tahun,”

Menurut Sujianto, kejadian tersebut berawal saat korban berada di dalam kamar. Tiba-tiba datang seorang laki-laki dan langsung masuk ke dalam kamar korban. Kemudian langsung menyetubuhi korban dengan cara membuka celananya dan mulut korban disumbat dengan serbet.

“Usai melakukan persetubuhan tersangka masih di dalam kamar,” jelasnya, Selasa 09/01/2024.

Kemudian, lanjut dia, paman korban merasa curiga dengan keadaan rumah ponakannya yang sepi. Setelah itu sang paman menggedor pintu rumah namun tidak dibuka. Akhirnya paman korban bisa membuka pintu tersebut dengan terus menggedor dan menendang.

Dan pada saat pintu tersebut terbuka, ternyata ada tersangka di dalam rumah. Setelah ditanyakan oleh sang paman, tersangka menjawab sedang mencari paku. Namun, setelah melihat ponakannya menangis, dia (paman) curiga. “Akhirnya tersangka keluar kamar dan melarikan diri,” terangnya.

Dari peristiwa tersebut polisi sudah melakukan upaya dengan melakukan penggerebekan di rumah tersangka namun belum bisa ditangkap. Untuk itu Polisi menerbitkan DPO ke Polsek jajaran supaya segera melakukan penangkapan terhadap tersangka.

“Kebetulan rumah tersangka dengan korban bersebelahan Desa. Dan tersangka juga kenal kepada korban. Kemungkinan tersangka masih berada di wilayah Madura,” pungkasnya. (FS)