Hindari Polemik Pendapatan Jukir, Ketua Paguyuban Parkir Trunojoyo Ajak OPD Terkait Lakukan Evaluasi

SAMPANG – Setelah melalui proses panjang, akhirnya juru parkir (jukir) yang tergabung dalam Paguyuban Jukir Trunojoyo di Kabupaten Sampang mendapat ketenangan. Sebab, pendapatan sudah terbagi rata dengan pihak pemerintah, yaitu, 50-50.

Ketua Paguyuban Jukir Trunojoyo R.H Aulia Rahman menyatakan, bahwa terkait 50-50, baik dari Dishub dan Bangkesbangpol, itu sudah saling menyepakati. Meskipun pembagian awalnya 60-40. “Jadi otomatis dari pihak Jukir merasa tenang meskipun target dinaikkan,” jelasnya, Minggu 07/01/2024.

Aulia Rahman menjelaskan, bahwa untuk petunjuk teknis (juknis) akan dilakukan evaluasi kembali dengan meninjau setiap Lokasi parkir. Alasannya, karena lokasi parkir yang sudah terdata, itu tidak sama. Jadi, untuk lebih baiknya, perlu dituangkan perjanjian.

“Pada dasarnya sudah tidak ada masalah, karena sudah ada titik temu. Dan bagi yang keberatan, kami sudah minta kepada Dishub untuk mengkroscek dan mengevaluasi kembali lokasi yang dirasa memberatkan pihak Jukir,” terangnya.

Ditambahkan, proses kaji ulang atau evaluasi supaya data dan lokasi setiap parkir sesuai. Sehingga pendapatan dan penarikan retribusi seimbang. Selain itu, hal tersebut juga bertujuan tidak terjadinya polemik dikemudian hari.

Misalnya, lanjut dia, menghindari jukir yang merasa dirugikan dalam hal setoran. Karena pada dasarnya kesejahteraan Jukir menjadi pokok utama. Sehingga pihak Dishub pun sepakat untuk melakukan kroscek lapangan terkait intensitas kendaraan yang ada ditempat parkir masing-masing lokasi.

“Nanti di lingkup paguyuban juga akan ada pertemuan kembali untuk melakukan evaluasi. Kalau dengan pihak Dishub mungkin cukup ketua paguyuban,” tandasnya. (FS)