Warga Minta Pendamping PKH Desa Dharma Camplong Diduga Selewengkan Dana Bansos di Ganti

SAMPANG – Carut marut permasalahan bantuan Program keluarga harapan (PKH ) di Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang yang tidak ada titik benderang, Jum’at, 05/01/2024

Sehingga para Keluarga Penerima Manfaat (KPM ) datang ke Dinas Sosial untuk mempertanyakan nasibnya salah satunya Rosidah KPM Dharma Camplong, dirinya mengaku tidak pernah mendapatkan ataupun menerima bantuan PKH mulai dari tahun 2021 sampai tahun 2023, Namun anehnya ketika dicek data saya ada

“Terus uang bantuan saya diambil siapa, apakah oknum pendamping ada main, bukti data print out buku tabungan atas nama saya, ” terangnya saat dalam audensi didampingi para perangkat yang baru di dampingi LSM Libas 88.

Sehingga Arif Ali yang mendampingi warga, terkait kasus dugaan penyelewengan dana PKH Dharma Camplong menurutnya, masih belum menemukan titik terang, masih lempar batu sembunyi tangan dalam pertemuan di audiensi

“Bahkan Pertanyaan demi pertanyaan yang di tanyakan, pihak Dinsos sendiri dan Pendamping PKH di desa Dharma Camplong terkesan berbelit belit, ” terangnya

Tidak temu titik terang salah satu perangkat Desa Dharma Camplong yang baru Pahri, Memperjelas bahwa, adanya carut marut permasalahan ini dugaannya mengarah ke pendamping Desa yang ada main. Menurutnya tidak masuk akal KPM yang mendapatkan bantuan tersebut diambil oleh orang lain terkecuali oknum yang bermain

“Aneh, dengan nama sama pemilik KPM, tetapi nomor NIk, yang jelas tidak sama, ” ucap Pahri

Warga Desa Camplong berharap Pendamping Desa di Dharma Camplong di ganti saja biar tidak terjadi gejolak , dan jika oknum tersebut bermain maka, masyarakat Desa Dharma Camplong ambil jalur Hukum

“Oknum oknum yang ngambil hak bantuan tersebut segera diproses, ” harapnya

Sedangkan Busiri salah satu kordinator PKH kecamatan Camplong berjanji akan segera di tindaklanjuti atas dugaan penyelewengan dana PKH dan bantuan pangan non tunai (BPNT) tersebut dan kami membutuhkan waktu selama 2 minggu.pungkasnya.

“Oknum oknum PKH yang kurang ajar segera di tindaklanjuti karena bikin resah warga warga yang dapat tapi tidak pernah menerima,” pungkasnya
(Md)