Juru Sembelih Hewan di Kabupaten Sampang Minim, Disperta KP : Keterbatasan Anggaran

SAMPANG – Kabupaten Sampang masih minim juru parkir sembelih halal (Juleha) lantaran pemerintah tidak memfasilitasi petugas dalam hal lisensi halal. Keberadaan Juru Sembelih Halal (Juleha) yang bertugas di rumah potong hewan (RPH) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang minim. Buktinya, saat ini baru lima jagal yang bertugas di lima RPH., Kamis, 04/01/2024

Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang Arif Rahman menyampaikan, ada lima RPH yang dikelola lembaganya. Yaitu di Kecamatan Ketapang, Omben, Sampang, Torjun, dan Tambelangan. Idealnya, satu RPH memiliki dua jagal.

“Ketersediaan juru sembelih yang berlisensi saat ini belum ideal. Kami masih membutuhkan juru sembelih tambahan, yang berlisensi halal, ” Ujarnya

Menurutnya, Pemerintah sendiri belum bisa memberikan layanan pendidikan bagi para Juleha untuk ikut bisa mendapatkan lisensi halal

” karena minimnya anggran, pemerintah belum bisa menyekolahkan pendidikan bagi para Juleha agar mendapatkan sertifikat halal, “terangnya

Bukan hanya itu, Pemerintah juga belum mencanangkan untuk menambah Juleha tahun ini. Sehingga, sumber daya manusia (SDM) jagal yang ada harus dimaksimalkan walau pelaksanaan tugasnya lebih berat.

”Meski tidak semua memiliki sertifikat, semua juru sembelih muslim dan mengetahui proses penyembelihan hewan ternak secara halal,”Harapannya.
(Md)