Keadilan Tumpul, Warga Patarongan Geruduk Kantor DPMD, Minta Demokrasi Pemilihan BPD

SAMPANG – Warga Desa Patarongan, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang menggeruduk kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Tujuannya, menuntut agar pelaksanaan pemilihan pengisian panitia badan permusyawaratan desa (BPD) dipilih ulang.

“Jika pihak DPMD mengeluarkan SK, maka diduga kuat ada unsur kecurangan yang dilakukan oleh DPMD dan pemerintah desa (pemdes),” ucap koordinator aksi, Imron, Selasa 02/01/2023.

Menurut dia, semua calon yang diajukan dalam pengisian panitia BPD tersebut diduga tidak ada tokoh. Bahkan, dalam musyawarah dusun (musdus) yang dilaksanakan juga tidak ada perwakilan tokoh agama dari tiga Dusun.

“Jadi kami menuntut keadilan, kami siap kalah yang penting dipilih secara demokratis,” pungkasnya.

Sementara itu, Kadis DPMD Cholilurrahman menyampaikan, bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah dalam pengisian panitia BPD tersebut ada unsur kecurangan.

“Makanya kami minta waktu kepada mereka (pendemo) untuk melakukan seleksi terlebih dahulu. Ya, tentunya rembuk dulu dengan pihak kecamatan,” ucapnya.

Dia menambahkan, bahwa mengenai permintaan pendemo, pihaknya akan melakukan rapat dengan Forkopimcam terkait apa yang sudah dilakukan dan apa yang terjadi di bawah.

Yaitu, termasuk administrasinya juga akan dicek. Artinya, DPMD tidak bisa memutus karena kewenangan sebagaimana pasal 8, yaitu musyawarah dusun (musdus) harus diawali dengan rapat koordinasi kepala dusun dengan panitia.

“Untuk menentukan siapa yang berhak memilih. Makanya kami akan cek dulu bagaimana kondisi di bawah,” tandasnya. (FS)